Hendak Menagih Hutang, IRT Dibacok

user
Elisatri Putri 12 September 2022, 14:53 WIB
untitled

Krsumsel.com - Viral di media sosial yang terjadi pada ibu rumah tangga (IRT) yakni Maya Wulandari (46) warga Komplek Sasana Patra Blok II, Plaju Darat, Palembang, yang terjadi di Jalan Tegal Binangun, Lorong 3 Saudara, Kecamatan Plaju, pada Rabu (7/9/2022) lalu.

Penganiayaan di latar belakang masalah menagih hutang, dan video menonton itu tersebar di medsos dengan durasi kurang dari 10 detik. Nampak, seorang pria yang memegang parang panjang memaki-maki seorang wanita. Lalu dia mengayunkan parang panjang tersebut ke arah korban.

Dari video keterangan juga dituliskan bahwa permasalahan tersebut didasarkan pada utang dari pihak pelaku yang belum dibayar untuk korban. beberapa korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Sementara, korban Maya saat dikunjungi dirumahnya, di Komplek Sasana Patra Blok II, Plaju Darat, Palembang, akibat kejadian tersebut mengalami luka bakar di belakang telinga dan tangan akibat ayunan parang oleh pelaku inisial F.

"Kejadiannya hari Rabu lalu dek, jadi ceritanya saya mau tagih hutang adik pelaku yang memakai nama saya untuk meminjam uang bank sebanyak Rp 5 juta," jelasnya.

Lanjutnya, jika Maya resah karena ditelpon pihak bank berkali-kali sehingga ia berusaha mendatangi rumah Qori Hidayati dan mencarinya. "Saya mencari Qori untuk menagih hutang ke rumahnya. Tapi kata keluarganya dia tidak ada di rumah lagi pergi kerja," katanya.

Saat itu pelaku yakni F langsung keluar rumah dengan membawa parang panjang sambil mengusir Maya yang saat itu datang bersama salah satu anaknya.

"Dia keluar rumah sambil berkata, "pergilah" lalu mengayunkan parang tiga kali. Ke belakang kepala saya, tapi kena satu kali di belakang telinga," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan laporan korban sudah diterima di SPKT. "Saat ini masih mendalami laporan dari korban, dan pelaku segera dicari," katanya.(****)

Credits

Bagikan