Usai Didemo, PT MS CKP Wilmar Group Sepakat dengan Tuntutan

user
adminoke 29 Mei 2022, 08:22 WIB

Sampit, KRSUMSEL.com – Aksi demo damai mengatasnamakan organisasi masyarakat Tariu Boneo Bangkule Rajakang (TBBR) Kabupaten Kotawaringin Timur dengan menggelar ritual adat Pasukan merah, Jum,at (27-05-2022) bertempat di PT.Mustika Sembuluh (PT.MS) Jalan Sudirman Km.62 Sampit Pangkalan Bun.

Dalam aksi demo tersebut tidak kurang 1.000 orang pasukan merah bersama warga desa Pondok Damar, turun kelapangan dengan meneriakan yel yel tuntutan mereka dibarengi penyembelihan satu ekor babi serta ayam.

Hadir Kapolres Kotim,AKBP. Sarpani, Dandim 1015/Spt Letkol Inf Abdul Hamid,Assisten I Diana Setiawan, Camat MHU Muslih, Ketua Harian DAD Kotim Untung TR bersama pengurusnya,pihak perusahaan, ratusan anggota Brimob Polda Kalteng, anggota Polres Kotim.

Setelah melakukan pendekatan melalui perwakilan pihak TBBR akhir mengadakan mediasi dengan pihak perusahaan dan disaksikan oleh Kapolres Kotim, AKBP Sarpani, Dandim 1015/Spt Inf Letkol Abdul Hamid, dari pemerintah daerah Assiten I Diana Setiawan disepakati tuntutan tersebut dipenuhi.

Pihak perusahaan bersedia memberikan / merialisikan plasma 20% dari luas kebun yang di usahakan perusahaan sesuai dengan ketentuan pasal II permentan No.26/permentan/01 140/2/2007 tentang pedoman perijinan usaha perkebunan.

Realisasi hasil plasma akan dilaksanakan dalam jangka waktu 30 hari setelah SK CPCL ditetapkan oleh Bupati, dan terkait dengan teknis pelaksanaan diatas akan di atur oleh pemerintah daerah. Sedangkan tuntutan lahan 50 meter kiri kanan jalan, perusahaan akan mengikuti mekanisme yang diserahkan kepada pihak pemerintah Kotim.

“Setelah hasil mediasi ini dibacakan saya berharap, masyarakat bisa lega dan bisa pulang membubarkan diri dengan tertib,” ujar camat MHU Muslih kepada infobanua Sampit.

Dari awal sampai berkhirnya aksi demo dilapangan, dari pantauan infobanua Sampit tidak ada terjadi jadi yang tidak di inginkan aksi berlangsung damai dan pendemo membubarkan diri dengan tertitip ketempat mereka desa Pondok Damar, kecamatan Mentaya Hilir Utara-Bagendang.

“Kami cukup senang setelah mendengar hasil mediasi tadi, dan kami menunggu sesuai dengan kesepakatan.” Ungkap Harjo yang mengaku warga desa Pondok Damar.

Sementara wakil ketua DPW TBBR Kalteng, Kimang Damai ditemui usai demo menegaskan pihaknya akan tetap mengawal realisasi pelaksanaan dari kesepakatan antara warga desa Pondok Damar dengan PT.Mustika Sembuluh.

“Kalau sampai mengingkari janji dari hasil kesepakatan tadi, kami akan turun kembali harapan kami jangan dipermainkan,” tegasnya.

SUMBER : infobanua.co.id

Credits

Bagikan