UMKM Probolinggo Didorong Manfaatkan Pemasaran Digital Untuk Bangkit

user
elisa 13 Oktober 2021, 08:45 WIB
untitled

Probolinggo, KRsumsel.com - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menggelar pelatihan digital marketing untuk mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bangkit di tengah pandemi COVID-19.

"Dampak negatif tidak hanya memukul sektor kesehatan, namun berbagai sektor perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM yang saat ini sudah terjadi perubahan pasar dari luring menjadi daring. Digital minded sudah menjadi slogan di semua sektor," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto di Proobolinggo, Selasa.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan pelatihan digital marketing bagi UMKM di Ridho Resort, Desa/Kecamatan Krejengan yang berlangsung pada 12-14 Oktober 2021.

Kegiatan yang diikuti oleh UMKM unggulan Kabupaten Probolinggo itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto didampingi narasumber Yustina Suhandini Tjahjaningsih dan Ahmad Izzudin dari Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo.

"Memasuki tahun kedua pandemi COVID-19, kondisi disruktif itu terus berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi masyarakat, sehingga semua dipaksa untuk berproses transformasi marketing dengan memanfaatkan digital marketing," tuturnya.

​​​​​​​UMKM harus bangkit bersama dan terus berkarya, sehingga mampu menjadi agen percepatan pemulihan ekonomi karena disadari atau tidak, dampak positif dari pandemi adalah percepatan menuju revolusi industri 4.0.

"Pelaku UMKM dipaksa untuk keluar dari kebiasaan, adaptif terhadap perubahan dan terus meningkatkan ketangguhan di tengah pandemi serta terus memperkuat daya saing di tengah persaingan global," katanya.

Sementara Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk memudahkan interaksi dengan pelanggan secara daring dan meningkatkan konversi penjualan.

"Selain itu hemat biaya promosi, dapat melayani pelanggan secara real time, membantu menjangkau pengguna smartphone, meningkatkan penjualan dan keuntungan serta membantu bisnis agar siap bersaing dengan kompetitor," ujarnya.(Anjas)

Kredit

Bagikan