DPD-RI Minta Pengusaha Ritel di Sulbar Pasarkan Komoditas Petani

oleh -119 pembaca

Mamuju, KRsumsel.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Ajbar Abdul Kadir meminta agar pengusaha ritel di daerah ini juga memasarkan hasil produksi petani.

“Pemprov juga diminta membuat kewenangan yang bertujuan agar pengusaha ritel bisa menyiapkan pasar untuk produk pertanian,” kata Ajbar Abdul Kadir di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan mendukung permintaan petani agar pemerintah daerah bisa mendengarkan aspirasi para pengusaha pertanian agar tidak lagi kesulitan memasarkan komoditasnya.

“Pengusaha pertanian butuh pasar dan harus ada perlindungan berupa kebijakan agar hasil pertanian bisa dibeli oleh pengusaha retail dan supermarket sehingga nilai jual produk petani bisa meningkat kesejahteraannya,” ujarnya.

Menurutnya, jika pasar tidak disediakan maka hasil usaha pertanian petani akan turun ke tengah dan tentunya dapat merugikan petani karena hasil usaha pertaniannya

.

“Jika database pertanian mengenai kepemilikan lahan pertanian potensial yang dapat dikembangkan di setiap daerah dimiliki oleh pemerintah secara detail, maka akan mudah dilakukan oleh pemerintah sehingga database pertanian Sulbar harus segera dibuat,” ujarnya. dikatakan.

Sementara itu, pengusaha pertanian di Sulbar, Haji Mustamine, mengatakan, salah satu kendala pengusaha pertanian di Sulbar adalah memasarkan hasil pertaniannya agar memiliki nilai jual yang tinggi.

“Jika hasil usaha pertanian bisa dibeli langsung oleh pengusaha ritel di Sulbar, maka petani Sulbar akan sejahtera dan tentunya kita berharap bantuan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah memberikan pelatihan kepada produsen komoditas pertanian tentang cara membuat kemasan dan promosi serta meningkatkan kualitas produksi komoditas pertanian.

“Pemerintah juga perlu memberikan pelatihan pengemasan dan promosi serta peningkatan kualitas produksi komoditas pertanian, karena jika itu dilakukan maka akan ada permintaan ekspor komoditas di Sulbar dari negara lain, karena kualitas komoditas yang baik,” ujarnya. dikatakan.(Anjas)