Begini Permintaan Maaf PSSI Usai Suporter Berulah

oleh -135 pembaca

Jakarta, KRSUMSEL.com – PSSI menyayangkan sekaligus meminta maaf terkait ulah suporter usai final Persija Jakarta vs Persib Bandung di Piala Menpora 2021. Mereka berjanji akan lebih mengawal suporter klub.

Persija Jakarta sukses meraih gelar Piala Menpora 2021. Kepastian ini usai Andritany dan kawan-kawan meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Persib Bandung pada leg kedua final di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4).

Hasil ini membuat klub berjulukan Macan Kemayoran unggul agregrat 4-1 usai menang 2-0 pada final leg pertama.

PSSI, melalui Head of Dept Suporter Development and Fan Engagement PSSI, Budiman Dalimunthe, menyayangkan kejadian tersebut. Dia bahkan telah mendapat teguran dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.Namun usai Persija juara, ada sejumlah pendukung Macan Kemayoran yang tumpah ruah di jalanan Jakarta untuk euforia juara Piala Menpora 2021. Di lokasi berbeda, ada pula sebagian pendukung Persib Bandung yang menumpahkan kekecewaan dengan merusak kantor PT Persib Bandung dan melakukan tidak pantas dengan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat B.

“Kami sudah menjalin komunikasi yang baik dengan Ketua The Jakmania (Diky Soemarno) agar tidak ada suporter yang datang ke stadion, nonton bareng dan melakukan konvoi kemenangan. Pengurus Jakmania juga sudah memberikan arahan kepada anggotanya untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Bahkan di Solo, pendukung Persija mampu menahan diri untuk tidak merayakan euforia di jalan,” kata Budiman dalam laman PSSI.

“Begitupun dengan Bobotoh (komunikasi dengan Heru Djoko (Viking Persib Club). Namun mereka secara spontan malah melakukan tindakan-tindakan yang membuat kerugian. Tentu hal ini sangat kami sayangkan dan semoga ke depan tidak terjadi lagi.”

“Terkait euforia spontan di Jakarta dan aksi di Bandung, kami juga mohon maaf. Insya Allah kami akan lebih intens berkomunikasi dengan teman-teman suporter semua klub agar tidak hanya mengawal dan menjaga kondusivitas di kota-kota penyelenggara tetapi juga intens mencegah euforia dan aksi kecewa di kota asal (domisili) tim yang sedang bertanding,” ucap Budiman, merujuk pada ulah suporter usai Piala Menpora 2021.(*)

 

 

 

SUMBER