Begini Crita Pegawai PT POS Muara Pinang Dibegal Saat Magrib

oleh -232 pembaca

EMPAT LAWANG, KRsumsel.com – Reza Nazarudin Abdullah (19), pegawai Pos Muara Pinang, kabupaten Empat Lawang alami pencurian disertai kekerasan atau begal pada Senin, (05/07/2021) di desa Seleman Ilir, kecamatan Muara Pinang.

Awalnya sekira pukul 6 sore Reza berniat untuk beristirahat sembari menunggu selesainya azan maghrib di desa Seleman Ilir, namun secara tiba-tiba datang 2 orang laki-laki dengan penutup wajah menghampiri Reza.

Adapun berdasarkan keterangan dari korban  pelaku pertama mempunyai ciri badan kurus dan kulit hitam dengan tinggi sekitar 160 cm sedangkan pelaku kedua badan gemuk dan kulit hitam degan tinggi 170 cm.

“Setelah kedua pelaku menghampiri korban, satu pelaku langsung menaiki motor sedangkan satu pelaku lainnya langsung menghampiri korban dan mengancam mulut korban dengan menggunakan pedang sembari mangatakan, Jangan Berteriak Kalau Tidak Mau Mati,” ujarr Kapolsek Muara Pinang, AKP Purwanto, Kamis (08/07/2021).

Setelah berhasil membungkam korban pelaku langsung merampas sepeda motor dan handphone milik korban.

“Ketika pelaku mencoba kabur setelah mendapat sepeda motor dan handphone, korban langsung berteriak meminta pertolongan,” kata Kapolsek

Karena korban berteriak meminta pertolongan pelaku langsung memmbacok atau mengarahkan pedang ke korban dimana dengan repleks korbam menangkis tebasan pedang pelaki dengan menggunakan tangan akibatnya tangan korban mengalami luka.

“Korban alami lukas gores pada bagian tangan akibat menangkis serangan pelaku,” bebernya.

Hingga berita ini dimuat Kapolsek Muara Pinang menjelaskan perkara ini masih dalam penyelidikan, sementara itu sepeda motor korban telah berhasil ditemukan dihari yang sama pada saat kejadian sedangkan untuk handphone pelaku dibawa kabur oleh pelaku. (Key).

Caption: Korban Reza Nazarudin Abdullah (19), pegawai Pos Muara Pinang melapor ke Polsek Muara Pinang setelah alami kejadian pencurian dengan kekerasan.(Anjas)