Bagnaia: Misano Lebih Sulit ketimbang Aragon

oleh -93 pembaca

Misano, krsumsel.com – Francesco Bagnaia sukses menyapu bersih dua balapan MotoGP terakhir. Bagi Bagnaia, kemenangan di San Marino terasa lebih sulit ketimbang Aragon. Kenapa?
Bagnaia dalam dua balapan terakhir memang tampil mengesankan. Meraih pole position di MotoGP San Marino, Bagnaia tak teradang untuk bisa memenangi balapan di Marco Simoncelli World circuit, Minggu (19/9/2021) malam WIB.

Bagnaia selalu ada di posisi terdepan sedari lap pertama hingga 27 lap berakhir. Meski mendapat tekanan dari Fabio Quartararo di lap terakhir, Bagnaia tetap jadi yang pertama melintasi garis finis.

Bagi Bagnaia, ini adalah kemenangan keduanya musim ini setelah pekan lalu merajai MotoGP Aragon. Pada balapan pekan lalu, Bagnaia juga mendapat perlawanan ketat untuk bisa finis pertama.

Jika pekan ini Quartararo, maka Marc Marquez yang menyulitkannya di Aragon dan memaksa Bagnaia bertarung ketat di tiga lap terakhir. Dua kemenangan itu membuat Bagnaia senang bukan main.

Baca juga:
Duel Bagnaia Vs Quartararo di Lap Terakhir MotoGP San Marino
Ketika ditanya kemenangan mana yang lebih sulit, Bagnaia menyebut MotoGP San Marino. Sebab karateristik sirkuit di Misano lebih menguras fisik karena banyak tikungan dan jarang ada trek lurus.

“Spesial rasanya setelah menderita sekian lama. Selama ini saya cuma nyaris menang saja, tapi hal itu bukan terjadi karena kesalahan atau masalah. Memenangi dua balapan beruntun membuat saya lebih percaya diri. Kini saya yakin jika terus bekerja dengan baik, maka saya bisa bersaing dengan yang terbaik,” ujar pebalap yang akrab dipanggil Pecco itu di GPOne.

“Hari ini balapan lebih sulit karen treknya pendek dan lebih menguras fisik. Anda bisa mencari napas di Aragon saat trek lurus, sementara di sana Anda tidak bisa bersantai-santai. Grip saya juga rada berkurang dan tidak mudah untuk tetap fokus. Meski saya tahu hal ini akan terjadi karena menekan sejak awal,” sambungnya.

Kemenangan ini membawa Francesco Bagnaia memangkas jarak dengan Fabio Quartararo di puncak klasemen MotoGP 2021 menjadi 48 poin. Bagnaia punya 186 poin.(*)

SUMBER