Krsumsel.com, Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah kembali mengamankan 21 orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Kayumalue dan Tatanga Kota Palu, Kamis (22/10) malam.
“Penggerebekan di Kayumalue, aparat mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Selanjutnya petugas mengamankan 12 orang lainnya di wilayah Tatanga,”kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Pribadi Sembiring di Palu, Jumat (23/10).
Ia menjelaskan, penggerebekan di Kayumalue dilakukan pada Kamis (22/10) sore dengan menghancurkan sejumlah lapak yang diduga menjadi tempat transaksi Narkoba. Operasi kemudian berlanjut ke wilayah Tatanga pada malam harinya.
Penggerebekan tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari Polda Sulteng, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng, Satuan Brimob, Direktorat Samapta dengan dukungan unit K-9, Polresta Palu serta satuan fungsi lainnya.
Ia mengungkapkan, dalam penggerebekan di Tatanga, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk dua paket yang diduga berisi sabu-sabu.
Baca juga: Sholat Jumat Keliling, Kapolsek Plakat Tinggi Berikan Rasa Aman Masyarakat
Namun, pelaksanaan operasi sempat diwarnai perlawanan sejumlah warga yang melempari kendaraan petugas dengan batu dan menyalakan petasan.
Pribadi mengatakan, Polda Sulteng berkomitmen melanjutkan penindakan hingga wilayah Kayumalue dan Tatanga benar-benar bersih dari peredaran Narkoba.
“Kami berkomitmen akan terus melakukan penindakan sampai daerah Kayumalue dan Tatanga benar-benar bersih dari Narkoba,”ujarnya.
Ia juga menambahkan, sejak rangkaian Operasi Sarang Narkoba berlangsung, sekitar 40 orang telah diamankan, dengan lebih dari 10 orang di antaranya diduga sebagai pengedar narkoba.
Operasi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang dijabarkan Kapolda Sulteng Inspektur Jenderal Polisi Rizal Irawan.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Achmad Muhaimin mengungkapkan hasil tes urine terhadap sembilan orang yang diamankan di Kayumalue menunjukkan lima orang positif Narkoba.(net)















