Krsumsel.com, OKI – Sulitnya transportasi untuk melaksanakan kegiatan mengajar di wilayah Pedamaran Timur seorang guru Yuyun yang juga Plt Kepala Sekolah SMP Pedamaran Timur berharap adanya trayek angkutan untuk menuju ke tempat ia mengajar.
Menurutnya, saat ini tidak adanya trayek angkutan resmi sehingga untuk bepergian ke Kayuagung dari Pedamaran Timur harus menunggu mobil travel dari Kecamatan Cengal.
Demikian disampaikannya, saat silaturahmi dengan Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat Dapil Sumsel I Ir H Ishak Mekki MM, Kamis, di Aula Dinasti Land Kayuagung Saat Reses.
Tak hanya itu, ia juga mengeluhkan terkait regulasi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tidak bisa pindah tugas sehingga sulit saat sekolah kekurangan tenaga pengajar.
“Dengan regulasi yang ada, PPPK tidak bisa berpindah tugas terkadang menjadi kendala pak,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPR RI, Ir H Ishak Mekki, mengatakan untuk mengalokasikan biaya pembelian angkutan umum seperti bus saat ini belum ada.
Memang, lanjutnya, tahun sebelumnya ada bantuan dari Kementerian Perhubungan anggaran bantuan BUS ke daerah, tapi tahun ini tidak ada.
“Karena saat ini kondisi lagi efisiensi jadi tidak ada anggaran itu sekarang,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu juga, H Ishak Mekki menyampaikan, untuk di tahun 2027 PPPK di lingkungan pemerintah daerah khususnya guru dan tenaga kesehatan resmi ditanggung oleh pemerintah pusat melalui APBN 2027.
“Pemerintah mengalokasikan dana Rp23 triliun dalam APBN 2027 untuk mengambil alih pembiayaan gaji/honorarium PPPK daerah yang sebelumnya dibebankan pada APBD,” jelas Ishak Mekki yang pernah menjabat Bupati OKI Dua periode tersebut.

Soroti Aset yang terbengkalai
Dalam kesempatan tersebut, Ishak Mekki juga menyoroti Terbengkalainya Teluk Gelam dan GOR Biduk Kajang.
Ia menyayangkan fasilitas di area Danau Wisata Teluk Gelam dan GOR Biduk Kajang di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang kondisinya memprihatinkan karena terbengkalai bahkan rusak parah.
“Saya sedih melihat Teluk Gelam dan GOR Biduk Kajang saat ini. Padahal bila dikelola dengan baik dan serius, bisa menghasilkan PAD,”ungkap Ishak Mekki.
Ia menjelaskan, fasilitas di area Danau Wisata Teluk Gelam diantaranya Hotel Kembar dan Bumi Perkemahan Jambore Nasional (Jamnas) X. Kedua hotel itu dibangun untuk penyelenggaraan PON tahun 2004 Cabor Dayung dan Ski Air saat dirinya menjabat Bupati OKI periode 2004-2009.
Sama dengan kerusakan dan hilangnya aset dan fasilitas di Bumi Perkemahan Teluk Gelam sebagai lokasi Jamnas X tahun 2011 yang dibangun saat ia menjabat bupati periode kedua, 2009-2014. “Padahal Teluk Gelam sudah dikenal di seluruh Indonesia karena PON 2004 dan Jamnas X 2011,”ujarnya.
GOR Biduk Kajang Kayuagung juga menjadi perhatian khusus Ishak Mekki. GOR yang dulunya termegah di Sumatera Selatan ini dibangun menggunakan anggaran multi years tahun 2011, 2012 dan 2013.
“GOR tidak terawat, padahal bisa menghasilkan sewa. Kini justru rusak parah, kusen dan pintu hilang, instalasi listrik hilang,”kritiknya.
Dalam silahturahmi tersebut, Ishak Mekki membuka ruang seluasnya menampung aspirasi dan tanya jawab dengan audiens untuk disampaikan ke mitra kerja Komisi II DPR RI. Yakni Kemendagri, Kemen PAN-RB, Kementerian ATR/BPN, KPU RI, Bawaslu, DKPP, Ombudsman RI, BKN, LAN, ANRI,Otorita IKN dan BNPP. (****)















