Krsumsel.com, Nagan Raya – Museum Rekor Indonesia (MURI) menganugerahkan rekor dunia Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat atas sajian Kopi Khop atau kopi terbalik setelah sebelumnya disajikan dan diminum secara serentak oleh 2.026 warga dalam rangka HUT Kota Meulaboh ke-438 tahun di Lapangan Teuku Umar Meulaboh.
“Pencapaian rekor ini bukan sekadar ajang seremonial semata, melainkan wujud nyata apresiasi terhadap karya dan karsa masyarakat dalam mengangkat potensi lokal,”kata Direktur Operasional MURI Awan Rahargo di Meulaboh, Minggu (11/10) malam.
Penganugerahan rekor dunia minum Kopi Khop terbanyak ini diserahkan MURI kepada Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Wakil Bupati (Wabup) Said Fadheil saat penutupan HUT Kota Meulaboh Kabupaten Aceh Barat ke-438 tahun di Lapangan Jalan Merdeka Meulaboh.
Awan Rahargo mengatakan, Pemkab Aceh Barat sukses menyelenggarakan perhelatan akbar penyajian Kopi Khop sebanyak 2.026 cangkir. Jumlah ini tercatat sebagai penyajian Kopi Khop terbanyak tidak hanya di tingkat lokal Kota Meulaboh dan Provinsi Aceh, tetapi juga di kancah nasional hingga internasional.
Baca juga: Pemerintah Janji 40 Rumah Adat Sade Dibangun Kembali Pascakebakaran
Ia menjelaskan, Kopi Khop Aceh Barat yang telah didaftarkan di Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sejak tahun 2024 ini merupakan identitas serta warisan kuliner otentik khas Meulaboh.
Mengingat keunikan penyajian kopi dengan posisi cangkir terbalik ini tidak ditemukan di negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura, perhelatan ini secara resmi dinobatkan sebagai The World Record Rekor Dunia MURI.
Awan menyebutkan, minum Kopi Khop terbanyak ini sebelumnya diselenggarakan oleh Pemkab Aceh Barat guna memperkenalkan Kopi Khop sebagai ikon kuliner khas Meulaboh kepada khalayak luas, meningkatkan daya tarik pariwisata daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Melalui momentum ini, Meulaboh mengukuhkan identitasnya sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan potensi budaya. Slogan baru pun digaungkan bagi para wisatawan yang berkunjung.
Pihaknya berharap Kota Meulaboh semakin maju, sejahtera, dan namanya semakin dikenal luas baik di tingkat nasional maupun internasional. Sebelumnya, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan ajang minum Kopi Khop ini bertujuan untuk memperkenalkan Kupi Khop kepada Indonesia dan dunia internasional serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Aceh Barat.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan perputaran uang dan mendongkrak ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kopi.
Tarmizi menyatakan, setelah sukses mendapatkan HAKI, pemerintah kini tengah mewacanakan pembangunan tugu Kupi Khop di lokasi yang strategis agar daerah ini semakin dikenal dengan daerah wisata dan terus memajukan perekonomian masyarakat dengan berbagai jenis wisata kuliner, budaya dan keindahan alam.(net)












