25 Mahasiswa Asing Angkatan 2026 Sudah Mulai Kuliah

oleh

Krsumsel.com, Bengkulu – Universitas Bengkulu (Unib) terus mengupayakan kedatangan mahasiswa asal Gaza Palestina yang telah terdaftar di Fakultas Hukum kampus tersebut, tetapi masih terkendala keberangkatan dari kawasan konflik tersebut.

Rektor Unib Prof Indra Cahyadinata mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan sejumlah pihak lainnya untuk membantu calon mahasiswa tersebut keluar dari Gaza agar dapat melanjutkan perjalanan ke Indonesia.

“Koordinasi ke KBRI, ke Kemenlu, dan segala macam,”kata Rektor Prof. Indra di Bengkulu, Jumat (9/10). Selain berkoordinasi dengan KBRI dan Kemenlu, Unib juga telah mengirimkan surat kepada sejumlah kedutaan negara yang berada di sekitar wilayah Gaza untuk mengupayakan keberangkatan mahasiswa tersebut.

“Kemarin kita juga sudah membuat surat ke kedutaan beberapa negara yang ada di sekitar Gaza. Mudah-mudahan bisa keluar,”katanya. Indra mengatakan, mahasiswa asal Palestina tersebut merupakan salah satu mahasiswa asing yang belum tiba di Bengkulu karena masih menghadapi kendala keberangkatan dari negara asalnya.

Sementara itu, sebanyak 25 mahasiswa asing dari berbagai negara yang diterima pada tahun akademik 2026 telah tiba di Bengkulu dan mulai mengikuti perkuliahan.

Baca juga: Menhan AS Sebut Eksekusi Anggota Militer Akan Disiarkan Langsung 

“Yang sekarang sudah hadir angkatan 2026 itu sekitar 16 orang yang sudah datang di gelombang pertama. Kemudian gelombang dua itu ada sembilan, jadi total mahasiswa asing angkatan 2026 yang sudah masuk itu 25 orang,”katanya.

Mahasiswa asing tersebut berasal dari sejumlah negara, di antaranya Pakistan, Vietnam, Thailand, dan beberapa negara lainnya. Menurut Indra, jumlah peminat mahasiswa asing yang mendaftar ke Unib pada 2026 mencapai lebih dari 3.000 orang, meskipun periode pendaftaran hanya dibuka sekitar satu bulan.

Unib juga memfasilitasi sejumlah kebutuhan mahasiswa asing, termasuk transportasi kedatangan, pengurusan visa, dan tempat tinggal selama berada di Bengkulu.(net)