Krsumsel.com,Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kesehatan mendirikan Posko layanan kesehatan 24 jam di dekat lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang Fenty Aprina di Palembang, Selasa (6/10) mengatakan, salah satu Posko didirikan di Perumahan Kartika Mataram Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami yang dipilih karena berada tidak jauh dari titik Karhutla.
Ia mengungkapkan, pelayanan kesehatan di posko itu didukung tenaga medis dari empat Puskesmas yyakni Puskesmas Talang Betutu, Talang Jambe, Sukarami, dan Sosial.
“Petugas medis diterjunkan dengan sistem tiga shift. Dengan pola tersebut pelayanan kesehatan dapat berlangsung sepanjang hari dan malam bagi warga yang membutuhkan,”ucapnya.
Baca juga: TNI AD Tambah Kodam Baru untuk Permudah Mengamankan Wilayah RI
Ia menyebut, pendirian Posko kesehatan di dekat lokasi Karhutla bersifat situasional. Posko akan kembali dibangun apabila ditemukan titik karhutla yang berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Rencananya tenda Posko akan didirikan lagi di spot yang dekat dengan Karhutla,”ujarnya. Selain Posko yang ditempatkan dekat lokasi Karhutla, Dinkes Palembang juga mengaktifkan Posko kesehatan di 18 kecamatan.
Posko tersebut disiagakan selama 24 jam sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap. Puskesmas di seluruh wilayah Palembang juga tetap membuka pelayanan dengan sistem piket.
Hal itu dilakukan untuk memastikan warga tetap bisa memperoleh layanan medis di tengah kondisi udara yang memburuk. Tak hanya itu, enam puskesmas disiagakan khusus untuk memberikan pelayanan 24 jam kepada warga yang mengalami gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Adapun enam Puskesmas tersebut yakni Puskesmas Pembina, Puskesmas Alang-Alang Lebar, Puskesmas Sukarame, Puskesmas Sei Selincah, Puskesmas Basuki Rahmat, dan Puskesmas Sematang Borang.(net)














