Sudah Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Lapor ke Polrestabes Palembang

oleh

Krsumsel.com, PALEMBANG — Trauma dengan aksi pencurian motor yang dialaminya dan sudah dua kali menjadi korban curanmor. seorang IRT (ibu rumah tangga) di Palembang ini menangis histeris saat mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, Saptu (3/10/2026).

Dihadapan petugas korban yakni Yuniati (37), menuturkan peristiwa itu dialaminya terjadi pada Kamis (1/10/2026), sekitar pukul 10 30, di Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang. “Sudah dua kali pak saya menjadi korban Curanmor, pertama di kawasan dengan Kampus Win Jakabaring, nah ini kedua kalinya, ” Ucapnya.

Baca juga: Waktunya Punya Rumah! Palembang Property Expo 2026 Hadir di PIM dengan Banjir Promo

Lanjut Warga Jalan KH Azhari Kecamatan SU II, Palembang ini, peristiwa kedua ini terjadi saat korban datang ke TKP (tempat kejadian perkara) di warung makan ayam geprek amanda, lalu memarkirkan motornya dengan terkunci stang.

” Datang ke TKP hendak makan pak. Lalu parkir motor di lokasi kejadian dengan terkunci stang, ” ucapnya.

Usai selesai makan, sambungnya, ia kembali ke parkiran untuk pulang. Namun betapa paniknya korban melihat motornya sudah tidak ada lagi alias raib dicuri.

“Saya panik pak. Melihat motor saya sudah tidak ada lagi. Saya sempat tanya dengan warga yang ada dilokasi kejadian, tenyata katanya motor saya telah dicuri, ” ungkapnya.

Atas kejadian ini korban kehilangan 1 unit sepeda motor honda beat sporty warna silver tahun 2023 No. Pol: BG 3619 AEO, 1 Buah charger handphone oppo A78 warna putih, 1 (Satu) Buah switter pink dengan total kerugian sebesar Rp 25 juta.

” Saya berharap atas laporan ini pelaku ditangkap pak. Karena saya sudah dua kali menjadi korban curanmor ,” katanya sambil menitihkan air mata.

Sementara, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Rifki Syarif membenarkan adanya laporan korban terkait LP Curanmor.

“laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum, ” ucapnya.(Kiki)