Krsumsel.com, OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali menggelar Job Fair sebagai salah satu upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten OKI.
Kegiatan Job Fair tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10-12 Oktober 2026, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKI ke-81.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten OKI, Antonio Romadhon, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Fredy Harry Marthonis, mengatakan sejumlah perusahaan telah menyampaikan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Adapun perusahaan yang akan ikut ambil bagian di antaranya PT OKI Pulp and Paper Mills, PT Samora Usaha Jaya, PT Russelindo Putra Prima, PT Pratama Nusantara Sakti, Wilmar Group-PT Tania Selatan, Sriwijaya Palm Oil Group-SAML, PT Bumi Khatulistiwa Mandiri, PT Indomarco Prismatama (Indomaret), serta PT Federal International Finance (FIF).
“Untuk perusahaan memang lebih sedikit, tetapi posisi jabatan yang tersedia lebih banyak. Sampai saat ini ada sebanyak 274 posisi jabatan pekerjaan yang tersedia, mulai dari lulusan SMA/SMK, D3 hingga S1,” ujar Antonio.
Menurutnya, jumlah posisi yang tersedia pada Job Fair tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut tidak terlepas dari persiapan dan sosialisasi yang telah dilakukan Disnakertrans OKI kepada perusahaan sejak awal tahun.
“Kita sudah menyiapkan dan menyosialisasikan Job Fair ini kepada perusahaan sejak awal tahun. Alhamdulillah, tahun ini posisi yang tersedia lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Antonio menambahkan, Job Fair menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Selain melalui Job Fair, penyerapan tenaga kerja lokal oleh sejumlah perusahaan di Kabupaten OKI juga terus berlangsung. Salah satunya PT Kelantan Sakti yang disebut telah merekrut sekitar 1.200 pekerja lokal pada 2026.
Baca juga: Motor Baru Dibeli Cash 7 Hari Malah Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV
Sementara itu, PT OKI Pulp and Paper Mills pada tahun 2026 disebut telah menyerap sekitar 6000 pekerja lokal yang berasal dari sejumlah wilayah di OKI, di antaranya SP Padang, Pampangan, Pangkalan Lampam dan Jejawi.
“Data penyerapan tenaga kerja ini kita sampaikan kepada BPS. Nantinya akan dirilis dan dari sana bisa terlihat bagaimana perkembangan angka pengangguran di Kabupaten OKI,” katanya.
Untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi mengenai lowongan yang tersedia, Disnakertrans OKI juga telah menyediakan informasi melalui aplikasi Siap Kerja serta tautan resmi Disnakertrans OKI.
Para pencari kerja dapat melihat daftar perusahaan dan posisi yang tersedia melalui linktr.ee/DisnakertransOKI. Di dalamnya terdapat daftar perusahaan yang berpartisipasi, sehingga pelamar dapat memilih posisi sesuai dengan kualifikasi masing-masing.
Antonio mengimbau para pencari kerja agar mempersiapkan dokumen dengan baik sebelum melakukan pendaftaran.
“Siapkan CV sebagus mungkin, ijazah terakhir, KTP, kemudian kalau ada sertifikat kompetensi juga disiapkan. Semua dokumen tersebut sebaiknya sudah dipindai menjadi file,” jelasnya.
Hal tersebut penting karena sebagian besar perusahaan saat ini tidak lagi menerima berkas dalam bentuk cetak, melainkan meminta pelamar mengunggah dokumen secara langsung melalui tautan pendaftaran yang telah disediakan masing-masing perusahaan.
Disnakertrans OKI memperkirakan jumlah pelamar pada Job Fair tahun ini dapat mencapai lebih dari 500 orang, meski diprediksi belum sampai 1.000 pelamar.
“Prediksi kita pelamar sekitar 500 orang ke atas, tetapi kemungkinan tidak sampai 1.000,” ujarnya.
Lebih lanjut, berdasarkan data Disnakertrans OKI, dari sekitar 2.000 lulusan SMK pada 2026, sekitar 60 persen di antaranya telah bekerja. Mereka tidak hanya bekerja di perusahaan, tetapi juga memilih membuka usaha secara mandiri.
“Kita melihat sekitar 60 persen lulusan SMK tahun 2026 sudah bekerja, baik membuka wirausaha maupun bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di OKI,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya membuka akses dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Salah satunya melalui Job Fair yang mempertemukan langsung perusahaan dengan para pencari kerja.
“Setidaknya pemerintah sudah berusaha untuk menekan angka pengangguran di OKI,” pungkasnya.(Elisa)
















