Pemkot Bengkulu Targetkan Perbaikan 100 RTLH

oleh

KRSumsel.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Provinsi Bengkulu menargetkan perbaikan sebanyak 100 unit rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2027 melalui program bedah rumah.

Terkait hal itu, lurah yang ada di wilayah Kota Bengkulu diminta aktif dalam memetakan warga yang masih tinggal di RTLH guna memastikan program bedah rumah tersebut tepat sasaran.

“Pemerintah kota ingin memastikan seluruh warga yang membutuhkan masuk dalam pendataan secara akurat. Untuk itu, lurah tolong pastikan dan sampaikan kepada Wali Kota maupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),”kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Minggu (27/9).

Sebab kata dia, pendataan yang dilakukan dari tingkat kelurahan menjadi penting agar intervensi pemerintah dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan program bedah rumah dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi Pemkot Bengkulu bersama DPRD Kota Bengkulu.

Baca juga: BKSDA Bengkulu Sita 2.775 Burung Ilegal di Pelabuhan Bakauheni 

Ia menyebut, pada tahun 2026 untuk program bedah rumah RTLH di Kota Bengkulu mencapai 58 unit yang tersebar di delapan kecamatan.

Setiap penerima bantuan bedah rumah tersebut akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang terdiri dari Rp17,5 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah pekerja.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bengkulu Toni Harisman mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan DPRD untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu menargetkan penerima program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di wilayah tersebut pada tahun 2027 mencapai 200 unit.

Program BSPS tidak hanya memberikan bantuan fisik pembangunan rumah, tetapi juga mendorong keterlibatan dan semangat keswadayaan masyarakat dalam proses rehabilitasi hunian melalui dana stimulan dari pemerintah.

Pemetaan di lapangan yang masih menemukan rumah warga berdinding papan dan berlantai tanah menjadi dasar bagi Pemkot Bengkulu untuk terus memperluas jangkauan program rehabilitasi rumah layak huni bagi masyarakat.(net)