Krsumsel.com, Tulungagung – Petugas gabungan menggelar razia kamar hunian dan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tulungagung Jawa Timur, Rabu (23/9) sebagai upaya memperkuat keamanan, ketertiban dan pencegahan peredaran Narkoba di dalam Lapas.
Kegiatan yang melibatkan petugas Lapas Tulungagung, Polres Tulungagung, Kodim 0807 Tulungagung, BNN Kabupaten Tulungagung, Koramil dan Polsek Kedungwaru itu menyasar empat blok hunian, terdiri atas tiga blok warga binaan laki-laki dan satu blok warga binaan perempuan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung Muhammad Kurnia mengatakan, razia gabungan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan lingkungan lapas tetap kondusif.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan pengawasan dan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan lapas,”katanya.
Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa kamar hunian, lingkungan blok, serta sejumlah barang milik warga binaan untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan maupun proses pembinaan.
Baca juga:Diduga Gelapkan Uang, Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi
Selain penggeledahan, petugas gabungan bersama BNNK Tulungagung juga melakukan tes urine secara acak terhadap sejumlah warga binaan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Menurut Kurnia, kolaborasi lintas instansi diperlukan untuk memperkuat sistem pengawasan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman sehingga program pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk implementasi arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat keamanan dan ketertiban di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.
Operasi gabungan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 10.00 WIB itu tidak mendapati narkotika maupun hasil positif penggunaan narkoba oleh warga binaan di dalam LP.
Namun petugas sempat mengamankan puluhan benda berbahaya seperti senjata tajam buatan, gunting, palu, dan peralatan kecil lain yang dianggap terlarang lalu disita untuk dimusnahkan.(net)

















