Krsumsel.com, Banda Aceh – Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan mencari seorang nelayan yang hilang saat melaut di perairan Kabupaten Pidie Provinsi Aceh.
Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Minggu (20/9) mengatakan, korban Mut Mainnah berusia 60 tahun, warga Gampong (desa) Keumangan Kecamatan Mutiara.
“Korban dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu motor yang digunakan saat mencari ikan. Korban dilaporkan hilang di Perairan Sigli Kabupaten Pidie, Sabtu (19/9),”katanya.
Ibnu Harris Al Hussain mengungkapkan, korban melaut seorang diri mencari ikan menggunakan perahu motor pada Jumat (18/9) sekira pukul 18.00 WIB. Korban biasanya pulang pada pagi hari.
Namun masyarakat menemukan perahu korban terapung dalam keadaan tanpa orang pada Sabtu (19/9) sekira pukul 10.15 WIB. Selanjutnya, penemuan tersebut dilaporkan kepada tim SAR.
Baca juga: Michelle Bachelet, Mantan Presiden Chile Batal Nyalon Sekjen PBB
“Basarnas Banda Aceh menerima informasi masyarakat ada seorang diduga terjatuh ke laut di perairan Kabupaten Pidie, sekira pukul 12.00 WIB. Jarak tempuh lokasi korban hilang dari Kantor Basarnas Banda Aceh satu jam 30 menit,”katanya.
Ia menyebutkan, satu tim Basarnas Banda Aceh bergerak ke lokasi kejadian menggunakan perahu karet melaksanakan Operasi SAR. Setiba lokasi tim langsung mencari korban dengan radius tiga Nautikal Mil (NM) dari titik terakhir korban terlihat.
“Pencarian korban berlangsung hingga jelang magrib, namun korban belum ditemukan. Operasi SAR dihentikan karena malam dan dilanjutkan keesokan harinya,”kata Ibnu Harris Al Hussain.
Pencarian hari kedua kata dia, dilakukan dengan membagi dua tim. Tim pertama mencari korban hingga radius lima NM dan tim kedua di darat dengan menyisir pantai sejauh dua kilometer.(net)















