Indralaya. KRSUMSEL.COM – Sebuah gedung tua yang dikenal warga setempat peninggalan kolonial Belanda di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, hangus terbakar pada Rabu malam (27/05) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan yang terbuat dari kayu beserta seluruh isinya, bangunan yang kini difungsikan sebagai kantor Lurah Tanjung Raja Utara itu, merupakan salah satu bangunan bersejarah atau cagar Budaya di Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir, H Sayadi, S.Sos.,M.Si saat dikonfirmasi, menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kita belum tahu pasti apa penyebab kebakaran Kantor Lurah itu, dugaan sementara korsleting listrik,” jelas Sayadi.
Dikatakan Sayadi, pihaknya belum bisa memastikan bangunan Kantor Lurah Tanjung Raja Utara tersebut peninggalan Belanda.
“Tapi yang pasti, bangunan kantor Lurah itu adalah Cagar Budaya,” ucapnya saatbdihubungi.
Menurut onformasi yang diperoleh, kronologi kebakaran bermula ketika seorang warga, melihat kobaran api di bagian bangunan.
Api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan dan membakar seluruh isi kantor, bahkan bangunan lain yang ada di sekitar Kantor Lurah nyaris jadi amukan Si Jago Merah.
“Warga sekitar bersama TNI dan Polri dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” kata Iwan.
“Sebelum mobil tangki pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan total lebih kurang satu jam kemudian setelah kejadian atau sekitar pukul 20.00 WIB,” ujarnya, sembari menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.(rul)














