PALEMBANG, KRsumsel.com –Aksi vandalisme kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini menyasar karya seni mural yang berada di jalan di Jalan Kapten A Rivai tepatnya Gedung RM Bundo atau Simpang Charitas Palembang.
Aksi Vandalisme tersebut dilaporkan oleh Febri Zubian Saibul selalu penanggung jawab seni mural Palembang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Jumat (27/3/2026).
Dalam keterangannya dihadapan petugas pengaduan, Febri menuturkan bahwa aksi tersebut dilakukan tanpa izin dan sepengetahuan dirinya selaku penanggung jawab mural.
“Pelaku tanpa izin dan sepengetahuan saya telah mencoret lukisan mural yang berada di Eks Gedung RM Bundo dengan membuat coretan di atas karya tersebut,”katanya.
Baca juga; Gubernur Sumut Janji Perjuangkan Kepastian Pesangon Buruh PBPH
Kejadian itu sendiri terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 23.00 di lokasi mural yang merupakan salah satu titik pengembangan seni kota di Palembang.
Menariknya, mural yang dirusak tersebut bukan sekadar lukisan biasa. Karya itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mengakomodir para pelaku seni mural di kota tersebut.
Selain itu, karya-karya mural di kawasan tersebut sebelumnya juga sempat dilombakan dalam ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Palembang beberapa waktu lalu.
Namun kini, keindahan karya seni tersebut justru dirusak oleh aksi vandalisme yang tidak bertanggung jawab.
“Ini sangat disayangkan, karena mural ini dibuat sebagai wadah ekspresi seni dan sudah melalui proses lomba resmi,”katanya.
Meski tidak menimbulkan kerugian materiil, Febri menilai tindakan tersebut telah merusak nilai estetika dan kerja keras para seniman mural.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo mengatakan laporan korban terkait aksi vandalisme telah diterima.
“Laporan akan segera kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” Tutupnya.(Kiki)

















