Kapal Negara Antar 150 Warga Batam Mudik Gratis ke Jambi

oleh

Batam, KRsumsel.com – Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tanjung Uban Bintan Kepulauan Riau (Kepri) mengoperasikan Kapal Negara (KN) Sarotama untuk mengangkut 150 warga Batam melakukan mudik gratis menuju Kuala Tungkal Jambi guna merayakan lebaran.

Kepala KSOP Batam Takwim M Masuku mengatakan, perjalanan itu merupakan bagian dari rangkaian program mudik gratis hasil kolaborasi Kementerian Perhubungan, Polda Kepri dan pemerintah daerah Batam.

“KN Sarotama dengan penumpang 150 orang berangkat pukul 00.00 WIB menuju Kuala Tungkal, Jambi, tadi malam (Rabu, 18/3),”ujar dia saat dihubungi di Batam, Kamis (19/3).

Baca juga: DKI Jakarta Dilanda Cuaca Panas Ekstrem

Masuku mengatakan, Kapolda Kepri sempat melepas secara simbolis 150 warga yang mengikuti mudik gratis untuk tujuan Kota Tanjungpinang dari Pelabuhan Punggur Batam pada hari yang sama.

Ia menjelaskan, para penumpang yang diberangkatkan merupakan warga yang sebelumnya tidak mendapatkan tiket karena kehabisan pada rute reguler dari Pelabuhan Punggur.

“Penumpang ini adalah yang kemarin tidak dapat tiket karena kehabisan. Kami berkolaborasi menyiapkan dua kapal, satu Ro-Ro dan satu kapal negara untuk mengangkut pemudik,”katanya.

Menurut dia, pengerahan kapal negara dilakukan karena tidak ada alternatif lain untuk mengakomodasi lonjakan penumpang menjelang Lebaran.

“Kapal negara memang disiapkan untuk kondisi seperti ini. Ketika penumpang tidak terangkut karena keterbatasan kapal reguler, maka negara harus hadir untuk memfasilitasi,”katanya.

Selain arus mudik, KN Sarotama juga akan melayani arus balik. Takwim mengatakan, kapal tersebut dijadwalkan tetap berada di Kuala Tungkal dan kembali ke Batam pada 26 Maret 2026.

“Arus balik juga gratis. Kapal ini akan stay di Kuala Tungkal sampai tanggal 26, lalu kembali ke Batam,”ujar dia.

Takwim menambahkan, penumpang arus balik nantinya akan didata kembali di Kuala Tungkal, mengingat tidak semua pemudik dari Batam akan kembali pada tanggal yang sama.

Adapun syarat mengikuti program itu cukup dengan menunjukkan identitas diri berupa KTP sesuai tujuan perjalanan.

“Yang penting punya KTP dan memang tujuan pulang ke Kuala Tungkal. Semua terdata sesuai identitas,”katanya.(net)