Palembang, KRsumsel.com — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal (FT) Lahat menggelar “Pelatihan Penanganan Kebocoran Gas Rumah Tangga dan Penggunaan _Fire Blanket_” bagi masyarakat Kelurahan Kota Negara dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 pada Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang diikuti 40 peserta terdiri dari perwakilan warga, perangkat kelurahan, dan tokoh masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebocoran _Liquefied Petroleum Gas_ (LPG) di lingkungan rumah tangga.
Pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai karakteristik LPG, termasuk fungsi zat mercaptan sebagai penanda kebocoran, konsep segitiga api, serta langkah penanganan darurat yang tepat. Peserta juga mendapatkan praktik langsung penggunaan _fire blanket_ untuk memadamkan api kecil akibat kebocoran gas.
Secara nasional, kebakaran rumah tangga masih kerap terjadi akibat kelistrikan dan kebocoran LPG. Minimnya pemahaman terhadap penanganan awal dapat memperbesar risiko dan dampak kebakaran. Oleh karena itu, edukasi preventif menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Fuel Terminal Manager Lahat, M. Anshary Ridhani, menyampaikan bahwa keselamatan merupakan nilai utama perusahaan yang perlu diterapkan tidak hanya di area operasional, tetapi juga di lingkungan masyarakat Ring-1.
Baca juga: Masjid Agung Palembang Bagikan 600 Porsi Takjil Perhari Saat Ramadhan
“Momentum Bulan K3 Nasional kami manfaatkan untuk memperluas edukasi keselamatan, sehingga masyarakat mampu melakukan tindakan awal secara cepat, tepat, dan aman saat terjadi kondisi darurat,” ujar Anshary.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta dan pemerintah setempat yang merasakan manfaat langsung dari materi dan simulasi yang diberikan.
Meliani, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang jelas dan aplikatif bagi warga.
“Sekarang kami lebih paham prosedurnya dan tidak panik saat menghadapi kebocoran gas di rumah,” kata Meliani.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan bersama masyarakat.
“Melalui peningkatan pemahaman penggunaan LPG yang aman, kami berharap risiko kebakaran rumah tangga dapat diminimalkan serta kesiapsiagaan warga semakin meningkat,” ujar Rusminto.
Program ini sekaligus memperkuat implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya di area operasional, tetapi juga di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).(****)















