Tujuh Dai Dilepas Kemenag Sumsel ke Wilayah 3T Empat Lawang

oleh

Palembang, KRsumsel.com Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan melepas tujuh dai ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar di Kabupaten Empat Lawang guna menjalankan program pemerataan syiar Islam di lokasi yang membutuhkan perhatian khusus.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel Syafitri Irwan di Palembang, Rabu (18/2) sore mengatakan, program ini merupakan kali ketiga sejak dimulai pada 2024 di Sumsel.

“Bersyukur ini adalah tahun ketiga kami melepas dai ke wilayah 3T. Dimulai pada 2024 di Musi Rawas Utara (Muratara), kemudian tahun 2025 di Musi Rawas, dan tahun ini fokus kami adalah Kabupaten Empat Lawang,”katanya.

Menurut Syafitri, kesuksesan program ini tidak lepas dari proses seleksi yang ketat dan panjang. Para dai terpilih telah melewati berbagai tahapan agar mampu beradaptasi dengan tantangan di lapangan.

Ia menjelaskan, tahapan tersebut meliputi kesiapan psikologis untuk menghadapi keterbatasan fasilitas, penguasaan materi agama yang mendalam, serta kemampuan komunikasi sosial yang baik. Selain itu, para dai juga harus memiliki kesiapan fisik guna memastikan kesehatan mereka tetap prima saat menempuh medan yang sulit dijangkau.

Baca juga: Pinjaman UMK dengan Jaminan Mobil jadi Daya Tarik Baru di Batam 

“Mereka sudah siap lahir dan batin. Persiapan seleksinya cukup panjang agar pesan-pesan keagamaan yang disampaikan nantinya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat,”katanya.

Ia meminta Kepala Kantor Kemenag Empat Lawang segera berkoordinasi dengan pejabat setempat, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta memastikan para dai diantar langsung hingga ke titik lokasi penempatan masing-masing.

Tim Pendamping dari Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag RI Angga Marzuki menambahkan, program Dai 3T sendiri sudah dimulai sejak tahun 2022.

Tahun ini Kemenag menargetkan mengirim 1.500 dai ke seluruh wilayah Indonesia. Per hari ini jumlah Dai yang dikirim sudah melampaui target yaitu 2.199 orang.

“Kami berpesan kepada seluruh dai yang dikirim kiranya dalam bertugas nanti dapat mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 09 Tahun 2023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan. Semoga jihad dan upaya kami diridhoi Allah SWT,”ujar Marzuki.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Sumsel Evi Zurfiana Azom mengatakan, para dai yang dikirim tersebut adalah Wahyu Aslam, Fredy Suhendra, Mohammad Mudrikun Ni’am, Romi Padli, Eko Heru Apriono, dan Ade Rifani Ardian.

Selain itu, terdapat pula koordinator dai dari pusat, yakni Ihwanul Muadib. Para dai ini akan ditugaskan di Kecamatan Muara Pinang dan Pasemah Air Keruh (Paiker).(net)