Penajam Paser Utara, KRsumsel.com – Sedikitnya 300 relawan mengumpulkan 885 kilogram sampah di sejumlah kawasan wisata alam delienasi Ibu Kota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.
“Bersih-bersih sampah dilaksanakan memaknai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari,”ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri, Senin (8/2) ketika ditanya menyangkut aksi bersih sampah di Sepaku Penajam Paser Utara.
Bersih-bersih sampah dilakukan serentak di tiga titik kawasan wisata alam di wilayah delienasi IKN lanjut dia, yakni Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding juga menjalankan Instruksi Presiden Prabowo untuk gerakan ASRI bersama masyarakat.
Kawasan tersebut merupakan potensi wisata alam yang terus dikembangkan, sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi aspek utama untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan di IKN.
Baca juga: MA Segera Berhentikan Hakim dan Juru Sita PN Depok
Lebih kurang 300 relawan dari Otorita IKN, masyarakat, kelompok sadar wisata, Bank Indonesia, PT ITCI Hutani Manunggal,ASN Kementerian Kesehatan, hingga Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ikut melakukan aksi bersih-bersih di lokal wisata alam.
“Kolaborasi lintas sektor mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan hidup,”jelasnya.
Bersih-bersih sampah diharapkan dapat menumbuhkan budaya berwisata yang bertanggung jawab bagi masyarakat dan pengunjung, memperkuat komitmen untuk menjaga kebersihan, kelestarian alam, serta kualitas lingkungan di IKN dan sekitarnya.
Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata alam, sekaligus mendorong praktik wisata bertanggung jawab di wilayah delienasi IKN.
Bersih-bersih sampah memberikan manfaat ekologis melalui pengurangan sampah di kawasan wisata, kata dia, serta memperkuat kolaborasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembangunan IKN berkelanjutan.
Tercatat total sampah yang terkumpul di tiga kawasan wisata alam tersebut 885 kilogram terdiri dari sampah organik dan anorganik, serta sampah yang tidak dapat diolah (residu).
Sampah yang terkumpul di lokasi wisata Air Terjun Tembinus 585 kilogram, di Gunung Parung terkumpul 165 kilogram dan dilokasi wisata Batu Dinding 135 kilogram, dan kegiatan bersih-bersih juga sebagai edukasi cara berwisata yang bertanggung jawab.(net)
















