Palembang, KRsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menambah sejumlah fasilitas rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat untuk mendukung program wisata kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang diluncurkan pada awal 2026.
“Fasilitas pelayanan medis dan non-medis secara bertahap terus ditambah, agar kualitas pelayanan RSUD Banyuasin lebih memadai dan lengkap untuk menunjang Sumsel Health Tourism,”kata
Bupati Banyuasin Askolani di Pangkalan Balai, Kamis (5/2).
Dia menjelaskan, posisi Kabupaten Banyuasin yang berbatasan langsung dengan Kota Palembang sebagai Ibu kota Provinsi Sumatera Selatan perlu mempersiapkan fasilitas kesehatan unggulan yang bisa menarik orang dari berbagai daerah untuk berobat.
Fasilitas kesehatan disesuaikan dengan sumber daya lokal sehingga memiliki keunggulan yang tidak dimiliki rumah sakit di Kota Palembang atau daerah lain.
“Selain pelayanan kesehatan jantung, bedah, kanker, pihaknya juga berupaya menambah fasilitas layanan rehabilitasi medik,”ujar Bupati Askolani.
Baca juga: THM Diduga Lokasi Pesta Waria di Pekanbaru Disegel
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pihaknya mengembangkan potensi wisata kesehatan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara ke provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.
“Provinsi ini, terutama di Kota Palembang, banyak terdapat rumah sakit besar baik milik pemerintah maupun swasta. Potensi tersebut mulai dikemas menjadi paket wisata kesehatan untuk menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri,”katanya.
Menurut dia, rumah sakit di daerah ini sudah dibekali dengan peralatan medis canggih dan tenaga kesehatan berkompeten setara dengan rumah sakit di Pulau Jawa, bahkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
“Potensi itu tinggal dikelola dengan baik dan masing-masing rumah sakit membuat paket layanan kesehatan unggulan,”ujarnya.
Dia menjelaskan, keunggulan masing-masing rumah sakit perlu dipromosikan ke khalayak umum, sehingga jika ada orang yang mengalami masalah gangguan kesehatan bisa menarik mereka berkunjung.
“Biasanya jika orang sakit dan akan berobat didampingi keluarganya, kondisi ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan menghidupkan industri pariwisata, karena mereka membutuhkan tempat makan dan menginap,”ucap dia.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman menambahkan, fasilitas kesehatan yang cukup baik itu perlu disosialisasikan sehingga semakin banyak yang tahu dan datang memanfaatkannya.
Fasilitas yang dimiliki rumah sakit di Kota Palembang sudah modern, antara lain berupa laboratorium kateterisasi jantung dan paru, pelayanan kesehatan telinga hidung tenggorokan (THT), rumah sakit khusus mata, gigi, dan mulut, serta sebentar lagi ada pusat layanan kanker.
“’Wisata kesehatan merupakan hal yang sangat baik untuk dikembangkan. Kemampuan Sumsel di bidang medis ini tidak kalah dengan daerah lain, tinggal gencar dipromosikan,”katanya.(net)


















