Rejang Lebong, KRsumsel.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Curup yang membawahi tiga kabupaten yakni Rejang Lebong, Kepahiang dan Lebong siap mengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah Bengkulu.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup David Rosehan di Rejang Lebong mengatakan, kesiapan tersebut menyusul penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dengan yayasan pengelola dapur MBG di Jakarta pada 26 Januari 2026.
“Lapas Kelas IIA Curup menjadi salah satu UPT Pemasyarakatan yang ditetapkan sebagai pelaksana program Makan Bergizi Gratis di wilayah Bengkulu. Saat ini kami siap menjalankan program prioritas Presiden,”kata David, Minggu (1/2).
Ia mengatakan, program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Baca juga: Kota Batam Manfaatkan Peluang jadi Magnet Belanja dan Wisata Singapura
Menurut dia, keterlibatan Lapas Kelas IIA Curup dalam program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.
“Partisipasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program strategis nasional sekaligus implementasi salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,”katanya.
David mengatakan, pelaksanaan program MBG di lingkungan pemasyarakatan akan difokuskan pada pengembangan dapur sehat di dalam lapas dan rumah tahanan negara (rutan) dengan melibatkan warga binaan yang telah memiliki kompetensi serta sertifikasi di bidang pengolahan makanan.
Penandatanganan PKS tersebut kata dia, diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan diikuti oleh para kepala kantor wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dari berbagai provinsi serta kepala UPT Pemasyarakatan yang ditunjuk sebagai pelaksana program.
Salah satu UPT Pemasyarakatan yang ditetapkan sebagai pelaksana program Makan Bergizi Gratis tersebut adalah Lapas Kelas IIA Curup.
Dengan keterlibatan dalam program MBG, pihaknya berharap dapat mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, serta berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.(net)














