Pemkot Banjarmasin Siapkan 52 Pasar Murah

oleh

Banjarmasin, Krsumsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin di Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan kegiatan besar untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan menggelar pasar murah di 52 titik yang mencakup seluruh kelurahan di kota itu.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda di Banjarmasin, Kamis (29/1) mengatakan, kegiatan pasar murah yang diadakan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang dan saat bulan Ramadhan sudah dimatangkan oleh pemerintah kota.

Kegiatan ini menurut dia, berlangsung di 52 kelurahan, lima kecamatan dan sekaligus menggandeng perusahaan yang beroperasi di kota tersebut agar dapat menjalankan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL/CSR) kepada masyarakat saat Ramadhan.

“Kita mengajak semua perusahaan untuk menyalurkan sebagian dana CSR (Corporate Social Responsibility) ke kegiatan ini,”ujar dia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, kegiatan bertema pasar murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) Tahun 2026 itu sudah dimatangkan persiapannya dan diadakan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadhan.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions Malam Tadi

Sekitar 100 perusahaan Perbankan dan perhotelan serta pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dan distributor lokal menurut dia, telah dilibatkan dalam rapat persiapan kegiatan pasar murah tersebut.

Dengan bantuan TJSL, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan subsidi untuk komoditas tertentu di pasar murah tersebut.

Untuk komoditas utama, ia mengatakan masyarakat bisa mendapatkan paket berisi dua kilogram gula pasir dan dua liter minyak goreng dengan harga Rp58 ribu.

Harga normal produk-produk tersebut sebenarnya mencapai Rp73 ribu, dan diharapkan dengan bantuan TJSL perusahaan di sana paket bahan pangan tersebut dapat disubsidi sebesar Rp15 ribu.

Menurut Muftezar yang akrab panggilan Tezar itu, setiap titik pelaksanaan pasar murah rencananya akan disediakan sekitar 500 paket bahan pangan tersebut. Pelaku IKM dan distributor lokal juga akan menawarkan produk yang lebih terjangkau di sana.

Tezar mengatakan, mekanisme penyaluran TJSL dilakukan secara transparan, di mana perusahaan menyalurkan bantuan langsung melalui rekening Baznas, yang selanjutnya digunakan untuk membayar subsidi kepada Bulog.

Ia mengatakan, berharap jumlah paket Pasar Murah BCSR tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pada 2024 lalu tercatat sebanyak 12.000 paket dan tahun 2025 mencapai sekitar 13.584 paket bahan pangan dapat disalurkan.(net)