Tujuh Tahanan Lapas Wamena Nyaris Kabur 

oleh

Wamena, KRsumsel.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan menggagalkan percobaan pelarian tujuh tahanan atau narapidana pada waktu istirahat berolahraga sore hari.

Tujuh narapidana atau tahanan yang mencoba melarikan dan berhasil diamankan itu, di antaranya Nikson Matuan (sisa tahanan 8 tahun 11 bulan), Oniel Elopere (sisa tahanan 27 hari), Oroi Kossay (sisa tahanan 9 hari), Soleman Elopere (sisa tahanan 25 hari), Paul Asso (sisa tahanan 6 hari), Iyoktogi Telenggen (sisa tahanan 20 hari) dan Agus Lanny (sisa tahanan 17 tahun 4 bulan.

Kepala Lapas Kelas II B Wamena Yohanis Sabami saat dikonfirmasi melalui telepon seluler di Wamena, Jumat (23/1) membenarkan adanya upaya pelarian oleh narapidana atau tahanan.

“Ia benar ada upaya pelarian dari narapidana atau tahanan di Lapas Kelas II B Wamena. Kronogisnya seperti apa, belum dapat kami sampaikan,”katanya.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian itu bermula pada pukul 15.00-17.00 WIT merupakan jadwal olahraga binaan mandiri bagi narapidana maupun tahanan Lapas Kelas II B Wamena, sehingga tahanan diizinkan keluar di lapangan olahraga yang berada di tengah Lapas kelas II B Wamena.

Baca juga: Mendikdasmen Resmikan Universitas Muhammadiyah OKU Timur

Sekitar pukul 16.30 WIT sebanyak tujuh orang narapidana dan tahanan memanjat pagar pertama (pagar ornames) dengan memanjat tempat wudhu Masjid yang ada di dalam Lapas.

Setelah berhasil memanjat pagar pertama ketujuh orang narapidana dan tahanan memanjat pagar kedua dengan cara bergotongroyong saling bahu membahu.

Sebelum para narapidana dan tahanan berhasil memanjat pagar kedua, personel penjagaan Lapas Kelas II B Wamena mengetahui rencana aksi percobaan pelarian tersebut selanjutnya melakukan pengejaran terhadap para narapidana dan tahanan tersebut.

Mengetahui adanya percobaan pelarian narapidana dan tahanan personel penjagaan Lapas Kelas II B Wamena berteriak selanjutnya sempat terjadi aksi saling kejar antara personel penjagaan Lapas dengan narapidana dan tahanan di dalam area Lapas.

Namun salah seorang narapidana berhasil memanjat pagar kedua kemudian personel penjagaan Lapas melakukan pengejaran terhadap narapidana tersebut hingga sampai area belakang luar Lapas Kelas II B Wamena.

Dan berhasil menangkap narapidana tersebut kemudian diamankan di ruang sel yang berada di sebelah penjagaan Lapas kelas II B Wamena.

Pukul 16.47 WIT telah diterima informasi melalui handy talkie (HT) bahwa telah adanya percobaan pelarian di Lapas Kelas II B Wamena. Pukul 16.48 WIT, personel Satuan Intelkam Res Jayawijaya dan personel Busur Sat Reskrim Res Jayawijaya dipimpin Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP Sugarda Buwana Trenggoro melakukan quick respon selanjutnya menuju Lapas Kelas II B di Jalan Hom-Hom Wamena.(net)