Pemprov Lampung Berencana Perluas Kawasan Kota Baru 4.000 Hektare

oleh

Bandarlampung, KRsumsel.com –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana memperluas kawasan Kota Baru seluas 4.000 hektare (ha) guna meningkatkan pemanfaatan lahan untuk mendorong perekonomian daerah.

“Kawasan Kota Baru saat ini memiliki luas lahan seluas 1.308 hektare, yang direncanakan dikembangkan sebagai pusat pemerintahan baru Provinsi Lampung dan instansi vertikal,”ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan dalam keterangannya di Bandarlampung, Jumat (23/1).

Ia mengatakan, seiring dengan dinamika dan kebutuhan pembangunan saat ini, maka diperlukan perluasan lahan sekitar 4.000 hektare di Kawasan Kota Baru Kabupaten Lampung Selatan.

“Rencana perluasan lahan tersebut memang berada di wilayah kawasan hutan. Meski demikian, secara regulasi pemanfaatannya dimungkinkan tanpa melalui proses pelepasan kawasan dari Kementerian Kehutanan,”katanya.

Baca juga: Sirine Peringatan Sungai Cisadane Bunyi karena Debit Air Meningkat

Dia menjelaskan, pihaknya akan segera menyampaikan draf rencana blok plan yang diperluas kepada Kementerian Kehutanan.

“Pemerintah Provinsi Lampung pun akan melakukan audiensi dengan Menteri Kehutanan untuk membahas rencana tersebut secara komprehensif. Langkah ini dilakukan agar proses perluasan berjalan sesuai ketentuan dan mendapat dukungan pemerintah pusat,”ucap dia.

Ia melanjutkan, perluasan kawasan Kota Baru Bandar Negara akan membuka peluang besar bagi pemanfaatan kawasan untuk memicu pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung.

“Ini menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program-program strategis pemerintah pusat, termasuk program ketahanan pangan. Pengembangan kawasan Kota Baru Bandar Negara telah sejalan dengan upaya memperkuat sektor-sektor prioritas nasional,”tambahnya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung telah siap mengambil bagian dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

“Perkembangan kawasan Kota Baru diharapkan menjadi salah satu kontributor utama dalam mencapai target tersebut, dengan adanya pertumbuhan ekonomi daerah,”ujar dia.(net)