Prajurit TNI Meninggal Kecelakaan Usai Membangun Jembatan Bailey Aceh

oleh

Banda Aceh, Krsumsel.com – Prajurit TNI AD dari Yonzipur 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda (IM) Kapten Czi Muhammad Syaugi Ichwanto meninggal dunia karena kecelakaan usai kembali dari misi kemanusiaan membangun jembatan darurat (bailey) di Kabupaten Aceh Tengah, Kamus (22/1).

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,”kata Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis (22/1).

Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, Pangdam IM Mayjen TNI AU Joko Hadi Susilo memimpin langsung upacara pelepasan jenazah secara militer di Cargo Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar.

Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan sebagai wujud penghormatan negara kepada prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh.

Kecelakaan tunggal yang menimpa prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga terjadi usai melaksanakan tugas kemanusiaan pembangunan jembatan bailey di Kampung KR Pelang, Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga: Oknum Guru di Tangsel Diduga Lakukan Pencabulan Dipecat 

Jembatan darurat ini dibangun untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Sebelum kejadian, para prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga terlebih dahulu memastikan bahwa jembatan bailey yang mereka bangun telah aman dan dapat digunakan oleh masyarakat.

Setelah itu, mereka berpamitan dengan warga setempat untuk kembali ke home base. Perpisahan tersebut diwarnai suasana haru dan ucapan terima kasih tulus dari masyarakat yang telah merasakan langsung manfaat pengabdian para prajurit TNI AD.

Lalu, kendaraan dinas TNI AD jenis Isuzu MPS 3911-05 milik Yonzipur 16/Dhika Anoraga yang ditumpangi para prajurit mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi wilayah Kabupaten Bireuen tepatnya di Kilometer 22 Desa Krueng Simpo Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, Kamis (22/1) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB.

Kendaraan yang melaju dari arah Kabupaten Bener Meriah menuju Bireuen tersebut diduga keluar jalur saat melintasi tikungan tajam.

Akibat kecelakaan itu, Kapten Czi Muhammad Syaugi Ichwanto meninggal dunia. Sedangkan lima prajurit mengalami luka berat dan empat lainnya luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan medis.

Selanjutnya, setelah prosesi upacara secara militer di Aceh, jenazah Kapten Czi Muhammad Syaugi Ichwanto dievakuasi ke Banda Aceh untuk diberangkatkan menuju rumah duka di Jl Manggis No 83A RT 4/RW 4 Pesanggrahan Kecamatan Pesanggrahan Kota Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Pangdam IM menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum Kapten Czi Muhammad Syaugi Ichwanto merupakan prajurit terbaik yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab tinggi dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

“Almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi dan memiliki semangat pengabdian yang tulus kepada negara dan bangsa, serta menjadi teladan bagi rekan-rekannya,”ujarnya.

Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta Talitha Rahma Syaugi, serta seorang putri Zenia Syagita Ramadhani yang saat ini masih berusia Balita.

Peristiwa ini menjadi pengingat, pengabdian seorang prajurit tidak hanya dilakukan di medan tempur, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dan pembangunan untuk rakyat.

Prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga telah menunjukkan keteladanan, keberanian dan pengorbanan sejati demi kepentingan bangsa dan negara.(net)