Korban Terseret Arus Ditemukan Tewas di Perairan Binta

oleh

Tanjungpinang, KRsumsel.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang korban hilang terseret arus di perairan Pulau Poto Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan, jasad korban bernama Rian Irawan (25 tahun) itu ditemukan pada hari ini pukul 08:46 WIB dengan jarak 0,15 nanometer (NM) dari titik lokasi korban terseret arus.

“Korban sudah dievakuasi menuju ke rumah duka di Kecamatan Mantang Bintan,”kata Fazzli di Tanjungpinang, Kamis (22/1).

Baca juga: Banjir di OKI Jadi “Wisata Air” Dadakan 

Fazzli menjelaskan, kronologis kejadian bermula pada Senin (19/1) sekitar pukul 14.10 WIB, sebanyak lima orang pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi sedang membersihkan badan disamping ponton pengeboran di perairan Pulau Poto Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan.

Saat membersihkan badan, tiba-tiba arus kuat menerjang kelima orang tersebut. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang atas nama Reza (27 tahun) terseret arus dan ditemukan meninggal dunia pada hari yang sama.

“Sedangkan satu orang lainnya, Rian Irawan hilang dan ditemukan meninggal dunia pada operasi pencarian hari keempat,”kata Fazzli.

Fazzli menambahkan, operasi pencarian korban melibatkan unsur SAR gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, Polsek Bintan Timur, Polairud Bintan, BPBD, Babinpotmar TNI AL, Babinsa TNI AD, Tagana, dan masyarakat setempat.

Selama pencarian, tim SAR gabungan menerjunkan satu unit RBB Kantor SAR Tanjungpinang, satu speed boat Polairud Bintan, satu boat perusahaan, dua pompong nelayan, satu unit rescue car tipe II, dan satu unit drone thermal.

“Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai sekaligus ditutup. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kembali ke pangkalan masing-masing dengan ucapan terima kasih,”ucap Fazzli.(net)