Keberangkatan Kapal dari Pelabuhan Pangkalbalam Ditunda Akibat Cuaca 

oleh

Pangkalpinang, KRsumsel.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunda keberangkatan kapal barang dan penumpang sebagai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

“Penundaan keberangkatan ini demi keselamatan kapal,”kata Koordinator Keselamatan Pelayaran, Penjagaan dan Patroli KSOP Pangkalbalam Fahruddin di Pangkalpinang, Kamis (22/1).

Ia mengatakan, BMKG Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem seperti hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, petir dan gelombang air laut tinggi berkisar dua hingga tiga meter.

“Ketinggian gelombang dua hingga tiga meter ini sudah berbahaya dan berisiko untuk pelayaran kapal khususnya kapal-kapal penumpang dan kapal barang berukuran kecil,”ujarnya.

Baca juga: Banjir di OKI Jadi “Wisata Air” Dadakan 

Ia menyatakan, selama Januari 2026, kondisi cuaca di perairan Kepulauan Bangka Belitung tidak bersahabat sehingga berpotensi terjadi kecelakaan kapal akibat cuaca buruk tersebut.

“Kita kemarin menunda keberangkatan kapal penumpang tujuan Pelabuhan Tanjung Pandan (Belitung) dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk pelayaran kapal penumpang tersebut,”katanya.

Ia mengimbau nakhoda, agen, operator dan kru kapal jika terjadi cuaca buruk di tengah laut atau sedang berlayar mencari pulau-pulau kecil untuk berlindung, agar tidak terjadi kecelakaan akibat cuaca buruk tersebut.

Selain itu, diimbau kepada seluruh nelayan untuk menunda melaut, karena kondisi cuaca di tengah laut yang tidak bersahabat yang membahayakan keselamatan jiwa para nelayan tersebut.

“Kami berharap para nelayan untuk sementara untuk tidak melaut terlebih dahulu, karena kondisi cuaca di perairan tidak bersahabat yang sangat membahayakan keselamatan saat mencari ikan di tengah laut,”katanya.(net)