OKI, KRsumsel.com – Banjir yang merendam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tak hanya menyisakan cerita duka. Genangan air yang belum juga surut justru dimanfaatkan warga sebagai wisata air dadakan.
Veren (26) Warga Desa Tanjung Serang, Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI, mengatakan, banjir bukan lagi peristiwa langka. Luapan Sungai Komering menjadi fenomena tahunan yang memaksa warga beradaptasi dengan kondisi tersebut.
“Sebenarnya sudah gak kaget karena sejak 2014 sudah setiap tahun terjadi banjir seperti ini dan memang di sini kalau banjir jadi kayak wisata dadakan, banyak orang main air dan nonton,” ujarnya, Kamis (22/01/26).
Masih kata dia, banyak warga yang beraktifitas seperti mandi dan mencuci di depan rumah karena air sungai bersih.
“Airnya kan langsung mengalir ke sungai jadi dijamin bersih hanya memang seperti anak-anak harus dalam pengawasan takut nanti tenggelam,” kata Veren.
Baca juga: Gubernur Minta Bank Jakarta Dikelola Independen dan Profesional
Sementara itu, Sekretaris BPBD OKI, Nova Triyussanto mengimbau warga agar tetap Waspada potensi luapan air sungai, terutama pada saat pasang maksimum dan setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
“Amankan barang-barang berharga, dokumen penting, serta peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan tetap awasi anak-anak agar tidak bermain atau beraktivitas di sekitar sungai,” imbaunya.
Nelayan sungai dan pengguna perahu diminta lebih berhati-hati, memperhatikan arus yang lebih deras dan potensi benda hanyut.
“Segera laporkan kepada aparat desa atau petugas terkait apabila terjadi kenaikan air secara signifikan atau tanda-tanda darurat lainnya,” tegasnya.
Ada 9.523 kepala keluarga yang terdampak banjir di Kabupaten OKI meliputi Kecamatan Kayuagung 1.017 kepala keluarga, Pedamaran ada 388 kepala keluarga, SP Padang 540 kepala keluarga, Sungai Menang 64 kepala keluarga dan Pampangan ada 9 kepala keluarga serta 2 unit gedung sekolah yaitu SDN 1 Ulak Jermun dan Ponpes Sabilillah Kayuagung.
“Bantuan paket sembako kemarin sudah disalurkan untuk warga terdampak serta Kecamatan Lempuing Jaya sebanyak 250 paket,” Tutup Nova.(Elisa)














