Palembang, krsumsel.com – Pemerintah Kota Palembang Sumatera Selatan menghentikan sementara pengoperasian Kapal Wisata Musi Cruise karena kondisi kapal yang mengalami kerusakan.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang mengatakan, Kapal Wisata Musi Cruise Palembang mengalami kerusakan sehingga tidak memenuhi standar untuk berlayar.
Ia menyebutkan, penghentian operasional kapal wisata ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Menurut dia, kapal yang digunakan belum memenuhi standar kelayakan lagi untuk terus dioperasikan dalam jangka panjang.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Kalau kapalnya tidak layak, tentu tidak bisa dipaksakan beroperasi. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,”katanya, Selasa (20/1) sore.
Kendati demikian, pihaknya memastikan tidak tinggal diam dan akan meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk menghadirkan kapal wisata yang lebih baik, modern dan memenuhi standar keselamatan.
Baca juga: Gelandangan dan Pengemis di Bengkulu Dibina dan Dilatih Kerja
“Ke depan, kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar Palembang bisa memiliki kapal wisata yang lebih bagus lagi, yang benar-benar representatif sebagai ikon wisata Sungai Musi,”ungkapnya.
Selain menggandeng pemerintah pusat, Ratu Dewa juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.
Ia menilai, keterlibatan perusahaan swasta sangat penting untuk kembali menghidupkan wisata susur Sungai Musi yang selama ini menjadi daya tarik utama Kota Palembang.
“Kami juga mengajak perusahaan swasta untuk ikut terlibat. Kalau ada kapal yang layak dan memenuhi standar, layanan Musi Cruise akan kami buka kembali,”katanya.
Sebelumnya Dishub Kota menyebutkan, kapal itu beroperasi tiga kali dalam sehari, yakni pada pagi hari pukul 08.00–10.00 WIB, sore pukul 16.00–18.00 WIB, serta malam hari pukul 19.00–21.00 WIB.
Konsepnya adalah wisata sungai yang terjangkau untuk semua kalangan. Masyarakat cukup membayar Rp5.000 per orang untuk bisa menikmati panorama Sungai Musi.
Kapal Musi Cruise memiliki kapasitas hingga 100 penumpang. Setiap kali jumlah penumpang telah terpenuhi, kapal akan langsung diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.(net)

















