OKI, KRSUMSEL.COM – Banyak macam Motif tidak kriminal, seperti yang dialami Didik Firmansyah (23) warga Desa Lubuk Seberuk yang telah menjadi korban perampokan motor miliknya yang dilarikan pelaku.
Tak hanya motor yang dirampas, korbanpun meninggal dunia setelah alami luka di punggung kena bacok.
Peristiwa tersebut terjadi Senin malam sekira pukul 20.00 WIB di Jl Arah Moncol Desa Sungai Belida Kecamatan Lempuing Jaya pada Senin malam (19/1).
Awalnya, korban yang hendak menjual handphone, diduga dijebak oleh terduga pelaku ditempat sepi. Kemudian korban ditikam pada bagian punggung ambruk dan meninggal.
Sekretaris Desa Sungai Belida, Imam Sayuti membenarkan adanya kejadian itu ia mendapat dari Facebook yang beredar.
”Kejadian itu terjadi sekira pukul 20.00 WIB Arah moncol Senin malam,”terangnya Selasa (20/1).
Menurut cerita yang beredar melalui WhatsApp pada awalnya korban diajak kawannya untuk mengantarkan Cash On Delivery (COD) handphone di Tugu Agung.
Tapi, pembeli merubah tempat pertemuan ke Sungai Belida depan Gedung MBG Pak Sarwanto.
”Nah pas sudah ketemuan di sana
pembeli mengatakan mau ambil uang dulu dengan bibinya, melihat gelagat tersebut, korban dan kawannya sudah merasa curiga karena tempatnya sepi,” ungkapnya.
Lalu, melihat kondisi yang sepi korban dan temannya meminta untuk pergi sebentar dengan alasan minyak udah hampir habis jadi akan membeli bensin dulu.
Terus pembeli tidak mengizinkan akhirnya terjadilah duel satu lawan satu.
Tapi sayang saat masih berkelahi korban Didik ditikam. Lalu korban menyuruh kawannya lari akhirnya Didik tumbang.
”Nah saat temannya lari melihat orang tengah bakar bata lalu minta tolong dengan warga,” jelasnya.
Saat itu mereka juga tidak tahu kalau lawan mereka menggunakan senjata tajam.
Motor yang dibawa mereka raib sementara handphone yang dipesan tidak hilang.
Korban langsung dibawa pihak Desa Lubuk Seberuk menggunakan Ambulance ke rumah duka.
”Kalau di TKP memang sepi. Jalan itu jalan menuju kuburan dan tidak ada penerangan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Lempuing Jaya, Iptu M Hafiz mengungkapkan, saat ini team dari Polres OKI dan Polsek Lempuing Jaya sedang lakukan penyelidikan.
Untuk diketahui korban merupakan warga Desa Lubuk Seberuk tujuan COD ke Desa Sungai Belida.
“Mereka COD handphone ketemuan di jalan dan berjanji ke rumah ponakan ambil uangnya, tapi korban lewati jalan sepi,”imbuhnya.
Masih kata dia, yang dibegal itu korban yang akan menjual handphone, yang terluka dan meninggal. Sedangkan temannya tidak apa-apa.
Hafiz menjelaskan pertama COD handphone dan digiring ke jalan yang sepi daerah Persawahan dan di begal motor.
Kalau handphone sempat di buang oleh korban yang masih selamat sedangkan korban yang meninggal sempat melakukan perlawanan dan kena senjata tajam di punggungnya. (ata)

















