Pemerintah Hadirkan Dua Bus Perintis ke Deli Serdang

oleh

Deli Serdang, Krsumsel.com – Pemerintah menghadirkan dua bus perintis ke Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara sebagai upaya memperkuat konektivitas antardaerah, khususnya daerah yang selama ini masih terbatas transportasi umum.

Kedua bus perintis tersebut akan melayani dua trayek, yakni Bah Buntu-Tiga Juhar-Talun Kenas-Deli Tua-Terminal Amplas dengan jarak 114 kilometer pergi pulang. Kedua, trayek Tiga Juhar-Bangun Purba-Terminal Lubuk Pakam dengan jarak 96 kilometer pergi pulang.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam menyatakan dukungan terhadap rencana pengoperasian bus perintis untuk melayani daerah-daerah yang belum terjangkau transportasi umum.

“Bus perintis ini sangat penting untuk menjamin akses transportasi yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini belum terhubung dengan baik ke pusat ekonomi dan layanan publik,”katanya.

Baca juga: Penanganan Sampah di Rejang Lebong Dialihkan ke Pihak Ketiga

Ia menekankan, kehadiran bus perintis harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan Deli Serdang bekerja sama dengan para camat setempat untuk menentukan lokasi pemberhentian atau halte serta waktu operasional yang tepat.

“Jangan sampai bus ini berjalan, tapi tidak dimanfaatkan secara maksimal. Penentuan halte dan jam operasional harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,”katanya.

Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara Ikra Surantha mengatakan, waktu operasional bus tersebut nantinya diserahkan oleh pemerintah daerah, sebab unitnya telah siap.

“Untuk tarif Rp3.000 pelajar dan Rp10 ribu untuk masyarakat umum. Pembayaran, saat ini masih berupa cash,”katanya.

Menurut dia, selain meningkatkan mobilitas warga, bus perintis diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di daerah.

“Program ini sejalan dengan komitmen kita untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat konektivitas antar-daerah. Jika akses transportasi baik, maka ekonomi masyarakat juga akan bergerak,”katanya.(net)