Nelayan Lansia yang Dinyatakan Hilang di Laut Ditemukan Selamat

oleh

Makassar, Krsumsel.com – Seorang nelayan bernama Aziz Daeng Malewa berusia 56 tahun akhirnya ditemukan selamat setelah sebelumnya dinyatakan hilang selama tiga hari saat pergi memancing di Perairan Siwa Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, Kamis (15/1) sore.

“Korban yg dinyatakan hilang telah ditemukan oleh nelayan Tamborasi,”kata Anggota Basarnas Makassar Hamsidar yang melaporkan informasi tersebut, Jumat (16/1).

Informasi tersebut didapatkan pagi tadi, sebab terjadi kendala di lapangan jaringan komunikasi terhambat. Korban ditemukan nelayan setempat sekira pukul 08.00 WITA.

“Kendala di lapangan jaringan komunikasi. Nelayan yang menemukan korban langsung dievakuasi ke Dusun IV, Desa Tamborasi, Kecamatan Iwomendaa, Kabupaten Kolaka (Sulawesi Tenggara),”katanya.

Adanya kabar berita tersebut, pihak keluarga bersyukur dan langsung menjemput korban di lokasi setempat dengan menggunakan perahu kapal nelayan.

Sebelumnya dari keterangan pihak keluarga kata dia, korban merupakan warga Bulepe Kecamatan Pitumpanua, Wajo yang pada Senin pagi (12/1) berangkat memancing menggunakan perahu lepa-lepa.

Baca juga: Penumpang Masturbasi di Bus Transjakarta Diserahkan ke Polisi

Biasanya lanjut dia, korban hanya memancing semalam dan pulang pada pagi hari (Selasa, 13/1). Saat itu korban sempat bertemu dan berpapasan dengan nelayan lainnya di tengah laut.

Korban terlihat sudah persiapan untuk pulang ke daratan. Namun hingga Kamis (15/1/2025) sore korban belum sampai ke rumah, sehingga membuat keluarga dan warga setempat khawatir dengan melakukan pencarian.

Setelah dicari menggunakan perahu tidak ditemukan keberadaan korban, kemudian dilaporkan ke Basarnas Makassar pada Rabu sore untuk dilakukan tindakan operasi SAR.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhamad Arif Anwar menuturkan, usai menerima laporan tersebut langsung bergerak dengan mengerahkan personil dalam operasi pencarian korban.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Rescuer Basarnas Pos SAR Bone untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian. Kami turut dibantu beberapa perahu nelayan yang mendukung upaya pencarian,” katanya.

Dalam pelaksanaan operasi pencarian, terdapat beberapa unsur yang terlibat antara lain unsur TNI/Polri, BPBD Wajo, Damkar Wajo, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya, yang turut membantu proses pencarian di lokasi kejadian. Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR dinyatakan ditutup.(net)