Bengkulu Dapat Alokasi Elpiji Bersubsidi 52.138 Metrik Ton

oleh

Bengkulu, Krsumsel.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan provinsi berjuluk Bumi Merah Putih itu mendapatkan alokasi elpiji bersubsidi sebanyak 52.138 metrik ton pada 2026.

“Kalau kita melihat dari 2025, sebenarnya untuk elpiji 3 kilogram ini cukup kuotanya (untuk satu tahun), tapi kalau memang ada kekurangan kita akan meminta tambahan alokasi ke pusat,”kata Asisten II Setda Provinsi Bengkulu RA Denni di Bengkulu, Jumat (16/1).

Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menerima surat alokasi elpiji subsidi tersebut dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

“Rincian untuk Bengkulu dari sembilan kabupaten dan satu kota yakni, Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 4.152 metrik ton, Bengkulu Tengah 3.342 MT,”kata Denni.

Kemudian, Kabupaten Bengkulu Utara mendapatkan alokasi sebesar 6.915T, Kabupaten Kaur sebesar 2.806 MT, Kepahiang 3.824 MT, Kota Bengkulu 12.479 MT.

Baca juga: PHR Konfirmasi Temuan Minyak Baru di Sumur Mustang Hitam Siak Riau

“Kota Bengkulu yang terbesar karena memang jumlah penduduk lebih banyak. Kabupaten Lebong 2.997 MT, Mukomuko 4.402 MT, untuk Rejang Lebong 6.522 MT, dan Kabupaten Seluma 4.699 MT, sehingga jumlah totalnya 52.138 metrik ton,”kata dia lagi.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pihak terkait akan terus memastikan penyaluran elpiji bersubsidi tepat sasaran dan terus akan mengevaluasi secara periodik.

“Ini nanti selalu dievaluasi dan sebagainya, kita akan mengajukan apakah masih kurang ataupun cukup seperti itu dengan yang telah dialokasikan,”ujarnya.

Pemerintah provinsi pun mengajak semua pihak dapat berpartisipasi memastikan penyaluran elpiji bersubsidi tepat sasaran, dan bisa melaporkan jika ada tindakan pelanggaran dalam pendistribusian elpiji tersebut pada pihak-pihak berwenang.(net)