Palembang, Krsumsel.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal melalui pembinaan berkelanjutan. Salah satu UMKM binaan yang berhasil menunjukkan peningkatan kualitas dan daya saing adalah Benawa Coffee, produsen specialty coffee asal Sumatera Selatan yang konsisten menjaga standar mutu dari hulu hingga hilir.
Benawa Coffee merupakan UMKM yang didirikan pada tahun 2020 oleh Deny Martindo dan Diah Ayu Purnama Sari di Palembang. Mengusung kopi asal Desa Tebat Benawa, Kota Pagar Alam, Benawa Coffee mengolah kopi Arabika dan Robusta yang ditanam di ketinggian 1.300 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut, sehingga memiliki karakter rasa khas dan berkualitas tinggi.
Dalam proses produksinya, Benawa Coffee menerapkan standar pengolahan Specialty Arabika dan Fine Robusta melalui seleksi biji ketat, metode penjemuran menggunakan para-para dan green house, serta proses roasting dan quality control yang terstandarisasi di Palembang. Produk yang dihasilkan meliputi Specialty Arabika, Fine Robusta, serta berbagai varian blend dengan segmentasi harga yang beragam.
Baca juga; Sidang Praperadilan Polres Banyuasin Kembali Digelar
Sebagai bagian dari UMKM binaan, Benawa Coffee menjalin kemitraan dengan petani kopi di wilayah Pagar Alam, Muara Enim, Lahat, dan OKU Selatan, serta memberdayakan kelompok ibu-ibu di Dusun Tebat Benawa sebagai prosesor pascapanen. Model kemitraan ini mendorong peningkatan kualitas produksi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Pada tahun 2025, Benawa Coffee terpilih sebagai peserta Pertamina UMK Academy dan berhasil masuk dalam Top 100 UMKM tingkat nasional. Melalui program tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan dukungan berupa edukasi peningkatan kapasitas usaha, pelatihan standar mutu, bantuan peralatan, serta fasilitasi promosi dan akses pameran.
Saat ini, Benawa Coffee mencatatkan omzet rata-rata sekitar Rp40 juta per bulan dan menyerap enam tenaga kerja. Perusahaan juga aktif mengembangkan ekosistem kopi melalui pelatihan barista dan roastery, keterlibatan dalam kompetisi kopi, serta kegiatan coffee trip ke Pagar Alam sebagai upaya menjaga kualitas bahan baku sekaligus memperkenalkan kopi lokal Sumatera Selatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa Benawa Coffee merupakan representasi keberhasilan program pembinaan UMKM yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan keberlanjutan usaha.
“Benawa Coffee menunjukkan bahwa UMKM lokal mampu bersaing di tingkat nasional dengan menjaga standar kualitas secara konsisten, mulai dari pemilihan biji kopi, proses produksi, hingga quality control. Melalui UMK Academy, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen mendampingi UMKM binaan agar tumbuh berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Rusminto.
Program pembinaan Benawa Coffee sejalan dengan implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui pemberdayaan petani dan tenaga kerja lokal, Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan petani kopi di berbagai wilayah Sumatera Selatan.(****)














