Operasi Patuh di Kalsel Periksa 110 Truk di Pelabuhan Trisakti

oleh

Banjarmasin, krsumsel.com – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar operasi patuh karantina memeriksa lebih dari 110 truk asal Surabaya di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, guna memastikan lalu lintas komoditas pembawa hama dan penyakit sesuai dengan ketentuan.

Pelaksana Harian (Plh) Karantina Kalsel Priyatno mengatakan, petugas memeriksa sekitar 110 truk yang turun dari dua kapal, yakni Kapal Motor (KM) Hai Da dan KM Dharma Kartika II, sejak sore hingga malam hari.

“Sebelum pelaksanaan operasi patuh karantina, kami terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada para pengguna jasa terkait ketentuan karantina. Hasilnya, tingkat kepatuhan cukup baik,”kata Priyatno setelah operasi patuh karantina di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (24/12) malam.

Ia menyebutkan, sampai pemeriksaan terakhir, belum ada komoditas media pembawa yang ditahan petugas akibat pelanggaran.

“Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat dan pelaku usaha mulai memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan karantina,”tuturnya.

Baca juga: Gereja di Denpasar Gandeng Pecalang Bantu Pengamanan Natal

Priyatno menegaskan, operasi patuh karantina tidak hanya dilakukan pada akhir tahun, melainkan sudah menjadi agenda rutin.

Sepanjang 2025, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebanyak tiga kali dengan memanfaatkan momentum hari-hari tertentu, termasuk menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski tidak ada pelanggaran berat dalam operasi ini, kata dia, petugas masih menemukan pelanggaran ringan, yakni tiga pengguna jasa yang membawa komoditas pembawa media namun tidak melapor kepada petugas karantina di pelabuhan.

Menurut dia, pelanggaran ringan itu bisa menyebabkan kerugian bagi negara, walaupun sudah ada sertifikat tetapi harus tetap lapor, baik di pelabuhan keberangkatan maupun saat tiba.

Selain operasi patuh karantina, Karantina Kalsel juga rutin melakukan pembinaan terhadap gudang-gudang milik pengguna jasa khususnya media pembawa.

“Selain operasi patuh karantina, kami juga melakukan pembinaan ke gudang-gudang, khususnya gudang pengguna jasa. Semua persyaratan kami periksa supaya memenuhi syarat untuk dilalulintaskan,”ujar Priyatno.(net)