PRABUMULIH, KRSUMSEL.COM – Bagi warga Kelurahan Mangga Besar, aliran Sungai Jambat Akar bukan sekadar pemandangan sehari-hari, melainkan sumber kecemasan yang telah mengendap selama sepuluh tahun.
Namun, mendung kekhawatiran itu perlahan sirna saat raungan mesin alat berat mulai bekerja mengeruk sedimentasi sungai yang telah lama mendangkal.
Langkah ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Pengerukan ini terlaksana berkat inisiatif personal Wali Kota Prabumulih, H Arlan, yang secara sukarela mengerahkan alat berat milik pribadinya untuk membantu masyarakat.
Selama satu dekade terakhir, warga hanya bisa menatap pasrah pada pendangkalan sungai yang kian parah. Setiap kali hujan deras mengguyur, rasa was-was selalu hadir membayangi, khawatir aliran air yang tersumbat akan meluap dan merendam pemukiman mereka.
Harapan yang sempat meredup itu akhirnya kembali menyala, keputusan H Arlan untuk menggunakan fasilitas pribadi demi kepentingan publik menunjukkan sisi lain dari seorang pemimpin, bahwa ketika prosedur birokrasi membutuhkan waktu, kepedulian nurani bisa memberikan solusi instan.
Suara syukur terdengar di sepanjang bantaran sungai. Salah seorang warga mengungkapkan betapa berartinya tindakan ini bagi mereka yang telah lama merindukan rasa aman dari ancaman banjir.
”Sudah sekitar sepuluh tahun kami menunggu momen ini. Kami tidak menyangka Pak Wali Kota tergerak hatinya sampai meminjamkan alat berat pribadinya sendiri untuk kami. Kami sangat berterima kasih, ini bantuan yang sangat nyata bagi kami,” ungkapnya dengan nada haru.Minggu (21/12/25).
Bagi H Arlan, tindakan ini bukan tentang formalitas jabatan, melainkan tentang tanggung jawab moral kepada warga yang ia cintai. Pengerukan Sungai Jambat Akar ini diharapkan menjadi awal baru bagi warga Mangga Besar—sebuah awal di mana mereka bisa tidur lebih nyenyak saat hujan turun, tanpa perlu khawatir air akan masuk ke rumah mereka.
Aksi ini menegaskan sebuah pesan kuat: bahwa pengabdian tertinggi seorang pemimpin adalah ketika ia bersedia memberikan apa yang ia miliki secara pribadi demi senyum dan kesejahteraan rakyatnya.(Roy)


















