Pangkalpinang, KRsumsel.com – Badan Mutu Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengatakan bersiap melakukan ekspor perdana komoditas kerang sebanyak 25 ton ke China.
“Order ekspor kerang ke China ini sudah ada dan sekarang hanya menunggu persetujuan ‘approval number’ ekspor kerang ke negara tersebut,”kata Kepala Badan Mutu KKP Kepulauan Babel Dedy Arief Henriyanto di Pangkalpinang Babel, Rabu (23/7).
Ia mengatakan, jika persetujuan nomor registrasi atau approval number ekspor sudah disetujui, maka pada tahap awal Provinsi Kepulauan Babel akan mengekspor 25 ton kerang ke Negeri Tirai Bambu.
Baca juga: Dua Mahasiswi Unila Raih Prestasi dalam IYS Competition di Malaysia
Menurut Dedy, selama triwulan kedua 2025, Kepulauan Babel hanya melakukan ekspor ikan, udang dan cumi ke empat negara yaitu Malaysia, Australia, Vietnam dan Singapura.
“Ekspor perikanan Kepulauan Babel yang paling banyak ke Malaysia, Singapura, Vietnam terakhir Australia dengan komoditas ekspor cumi dan udang kipas,”katanya.
Menurut dia, ekspor perikanan Kepulauan Bangka Belitung dari tahun ke tahun menunjukkan tren cukup bagus, namun cukup fluktuatif karena dipengaruhi musim angin barat, timur yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan.
“Kondisi cuaca di perairan ini cukup mempengaruhi ekspor ikan, namun pada prinsipnya ekspor perikanan di daerah ini dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan,”katanya.(net)


















