KRSumsel.com, Palembang – Kota Palembang yang di kenal dengan Kota Tertua di Indonesia ini, mulai berkembang dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduknya yang juga meningkat.
Tidak saja penduduk aslinya yang ada di kota ini, berbagai daerah yang ada di Indonesia pun juga menduduki kota ini, tidak saja untuk meneruskan pendidikannya tetapi juga ada yang memulai usaha di beberapa bidang usaha untuk mengadu nasib dan berjuang di Kota Palembang.
Dengan banyaknya suku dan bahasa di Kota Palembang dalam menjalankan bisnis atau usaha pun sudah beralih ke digitalisasi keuangan dengan transaksi menggunakan Qris.
Baca juga: PIM Hadirkan Program Belanja Unik: Jajan Cuma Rp 1 dan Gratis Minuman di Le Garden & Le Markt!
Salah satu pengusaha yang ingin berkembang dan mengadukan nasibnya di Kota Palembang yaitu Mario (33) Bapak dengan 2 Putri asal Bukit Tinggi (Sumatera Barat) bersama Istri asal dari Jawa Barat membuka usahanya di bidang Parfume dengan nama Moll Parfum yang berada di Jl. May. Salim Batu Bara (Sekip Tengah) Simpang Bay. Salim, Palembang.
Dikatakannya, dirinya membuka usaha parfume yang dinamakannya Molll Parfume, mulai dari tahun 2023 yang sebelumnya bekerja di bidang Parfume dari tahun 2011 di Jakarta dan pindah ke Palembang tahun 2018 karena tempatnya bekerja membuka cabang di Kota Palembang.
“Awal saya membuka usaha sendiri, tentunya ingin berkembang dengan usaha dan modal dari tempat saya bekerja sebelumnya, karena saya sudah paham bagaimana bila membuka usaha parfume dan sudah mengerti bagaimana menjalani usaha parfume yang sudah lama di kuasai” ujarnya. Kamis (22/05/25)
Menurutnya, ada ratusan wangi parfum yang harus dikenali aromanya, dan kita juga harus bisa memberikan pilihan wangi yang cocok dengan konsumen sesuai dengan kenginginan dari para konsumen.
“Untuk memudahkan dalam transaksi agar lebih cepat dan aman, saya menggunakan Qris sesuai dengan anjuran dari pemerintah dan himbauan dari Bank Indonesia sebagai alat pembayaran yang sah dalam digitalisasi keuangan di Indonesia dengan Qris bisa transaksi dari beberapa bank yang ada di Indonesia dan tidak perlu banyak-banyak mesinnya cukup satu saja dan saat ini saya hanya menggunakan BRI” ujarnya.
“Dengan transaksi keuangan digital, kita tidak perlu menyiapkan uang kembalian dan uang langsung masuk kerekening kita, lebih aman dan simpel usaha pun jadi lancar” pungkasnya. (edi)














