Oknum Dosen di Palembang Tipu Tujuh Orang Bekerja Masuk Honorer Pemprov Sumsel 

oleh
oleh
Polrestabes Palembang

Krsumsel.com – Tujuh orang korban melaporkan wanita inisial RK warga Jl Papera Kecamatan Ilir Timur I ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu 21 Desember 2022. 

Korban diantaranya Aprinaldi, Kiki anggraini, Ilham, M Ferdi, Tasya, Elvira, dan Ajeng. Semuanya warga Jl Papera, Lr Aman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang. 

Para korban ini atas dugaan penipuan masuk kerja sebagai tenaga honorer di salah satu instansi Pemprov Sumsel dan Kementerian. 

Dihadapan petugas, salah satu korban Aprinaldi mulanya terlapor melakukan pendekatan dengan ketujuh korban dan datang kerumah korban pada Agustus lalu.  

Lalu dijanjikan bekerja sebagai honorer di instansi Pemeritah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan akan dilantik pada 19 Desember 2022. 

Masing-masing korban diminta sejumlah uang dengan nominal yang berbeda. Mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 49 juta. Jadi total kerugian Rp 49 juta. 

“Kami juga sempat dijanjikan oleh terlapor untuk di lakukan pelantikan tanggal 19 Desember 2022,” katanya.

Bahkan, lanjut Aprinaldi terlapor meminta uang lagi untuk tes PCR sekitar satu minggu yang lalu. 

“Disitu kami tambah curiga pak, akhirnya kami tidak mau memberikan uang dengan alasan mau tes sendiri saja. Tapi pas tanggal 19 Desember kemarin, adiknya memberi tahu ternyata terlapor sudah pergi dari rumah sejak pagi,” ujar nya.

Menurut Aprinaldi, sebelum melakukan penipuan, terlapor diketahui bekerja sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi kesehatan di Palembang. 

“Setahu saya dia kerja di sana sebagai dosen tapi pas saya tanya ke adiknya ternyata sudah tidak lagi,” ujar Aprinaldi. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Haris Dinzah membenarkan adanya laporan tersebut. Selanjutnya laporan akan dilidik oleh Satreskrim Polrestabes Palembang. 

“Laporan korban sudah kami terima, dan nanti akan kami tindaklanjuti,” terangnya.(****)