Warga Pulau Pinang Dikagetkan Adanya Penemuan Mayat dengan Tubuh Hancur 

oleh
IMG_20220722_221024
banner DPRD OKI

Lahat, KRsumsel.com – Warga Desa Pulau Pinang Kecamatan Pinang sempat dikagetkan adanya penemuan mayat dengan kondisi tubuh hancur ditepian sungai lematang.

Camat Pulau Pinang Drs Erlambang kepada wartawan membenarkan adanya penemuan sosok mayat dengan kondisi tubuh sudah hancur. Dikatakan Erlambang, sekitar pukul 10.30 Wib warga Desa setempat yang sedang menambang pasir di sungai lematang melihat sosok mayat dipinggir sungai lematang.

Warga Pulau Pinang Dikagetkan Adanya Penemuan Mayat dengan Tubuh Hancur 

Warga Pulau Pinang Dikagetkan Adanya Penemuan Mayat dengan Tubuh Hancur 
Mayat yang belum diketahui identitas ditemukan warga di Desa Pulau Pinang Kecamatan Pulau Pinang, Jumat (22/7).

“Yah, itu benar. Tadi semua pihak baik Polsek, Koramil, Puskesmas sudah turun langsung usai menerima laporan dari warga,” kata Erlambang, Jumat (22/7).

Kendati demikian disampaikan Erlambang, untuk kondisi terkini pihaknya masih belum mengetahui identitas mayat tersebut.

“Sampai saat ini kita belum tahu identitas, siapa atau dimana mayat ini, karena di sekitar lokasi penemuan mayat tidak ditemukan ciri,” ungkapnya.

Masih dikatakan Erlambang, mayat saat ini sudah dilakukan evakuasi oleh tim dari Polres Lahat dibantu juga babinsa dan Puskesmas.

“Mayat sudah kita evakuasi dari tepian sungai lematang,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono menuturkan, tim Inafis Polres Lahat sudah turun kelokasi tempat penemuan mayat dan telah mengevaluasi mayat guna melakukan identifikasi.

“Kondisi mayat sewaktu ditemukan sudah dalam keadaan hancur pada bagian perut ke bawah, tangan sebelah kiri hanya tulang,

kaki sebelah kanan dan kiri dari paha sudah hancur dan hanya bersisa kedua telapak kaki,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Lispono, untuk melakukan evakuasi pihaknya mengajak warga yang ada di sekitar lokasi ditemukannya mayat tersebut

Warga Pulau Pinang Dikagetkan Adanya Penemuan Mayat dengan Tubuh Hancur

oleh
Screenshot_20220722-180242_GBWhatsApp
banner DPRD OKI

Lahat, KRSUMSEL.COM – Warga Desa Pulau Pinang Kecamatan Pinang sempat dikagetkan adanya penemuan mayat dengan kondisi tubuh hancur ditepian sungai Lematang.

Camat Pulau Pinang Drs Erlambang kepada wartawan membenarkan adanya penemuan sosok mayat dengan kondisi tubuh sudah hancur. Dikatakan Erlambang, sekitar pukul 10.30 Wib warga Desa setempat yang sedang menambang pasir di sungai lematang melihat sosok mayat dipinggir sungai Lematang.

“Yah, itu benar. Tadi semua pihak baik Polsek, Koramil, Puskesmas sudah turun langsung usai menerima laporan dari warga,” kata Erlambang, Jumat (22/7).

Warga Pulau Pinang Dikagetkan Adanya Penemuan Mayat dengan Tubuh Hancur

Kendati demikian disampaikan Erlambang, untuk kondisi terkini pihaknya masih belum mengetahui identitas mayat tersebut.

“Sampai saat ini kita belum tahu identitas, siapa atau dimana mayat ini, karena di sekitar lokasi penemuan mayat tidak ditemukan ciri,” ungkapnya.

Masih dikatakan Erlambang, mayat saat ini sudah dilakukan evakuasi oleh tim dari Polres Lahat dibantu juga babinsa dan Puskesmas.

“Mayat sudah kita evakuasi dari tepian sungai lematang,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono menuturkan, tim Inafis Polres Lahat sudah turun kelokasi tempat penemuan mayat dan telah mengevaluasi mayat guna melakukan identifikasi.

“Kondisi mayat sewaktu ditemukan sudah dalam keadaan hancur pada bagian perut ke bawah, tangan sebelah kiri hanya tulang,

kaki sebelah kanan dan kiri dari paha sudah hancur dan hanya bersisa kedua telapak kaki,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Lispono, untuk melakukan evakuasi pihaknya mengajak warga yang ada di sekitar lokasi ditemukannya mayat tersebut

untuk menuju lokasi penemuan mayat terkendala karna di tempuh denganbejalan menyusuri tepian sungai lematang yang berbatu dan licin serta debit air yang cukup tinggi.

“Untuk penyebab kematian belum bsa di prediksi dan masih menunggu pihak dari Identifikasi Polres Lahat untuk memastikan penyebab kematiannya,” pungkasnya.

(Dedi)