Dirisak pendukung Rusia
Maya, Titin, dan Pepi juga kerap menghadapi perisakan di dunia maya oleh orang Indonesia pro Rusia. Para pendukung Rusia di Indonesia mempercayai propaganda Moskow bahwa tentara Rusia tidak membunuh warga Ukraina atau melakukan kekejaman lainnya.
Tiga perempuan ini kaget ada orang Indonesia yang justru senang dengan pertempuran di Ukraina.
“Saya sangat kaget. Orang Indonesia kan orang yang sangat manusiawi. Tapi melihat Ukraina diduduki seperti Palestina, mereka (netizen) tampak senang melihat bencana kemanusiaan ini,” kata Pepi.
Beberapa orang Indonesia yang mendukung invasi Ukraina memuji Presiden Rusia Vladimir Putin karena menentang Amerika Serikat. Mereka juga mempercayai narasi Moskow bahwa pemerintah Kiev menindas penduduk berbahasa Rusia di Ukraina.
Titin mengatakan, orang Ukraina berbahasa Rusia tidak mengalami diskriminasi dan diterima sebagai bagian masyarakat.
“Orang-orang Indonesia pro Rusia ini yang juga membuat saya enggak nyaman pulang,” ujar Titin.
“Ada perang di Ukraina. Bagi mereka yang enggak tahu apa-apa, lebih baik diam. Kata-kata kalian menyakitkan.” (merdeka.com)















