“Jembatan ini dibangun tidak ada yang mengira. Ketika saya berdiskusi dengan Ketua KPK pak Firli Bahuri saat itu masih menjadi Kapolda Sumsel. Beliau mengatakan bahwa daerah ini butuh akses khusus untuk mempercepat produksi pertanian agar bisa keluar, sebab daerah ini sebagai penghasil padi yang luar biasa,” ucapnya.
Namun belakangan wilayah itu lanjut Herman Deru, produksi padi dikawasan sekitar berkurang karena irigasinya rusak karena diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Karena itu dia berharap kepada Kementerian PUPR agar dapat membangun bedungan/irigasi untuk pengairan sawah irigasi.
“Kita lihat saja sungai disini tetap bertahan karena masyarakat sudah berupaya menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS). Mohon pak menteri PUPR untuk dapat membangun bendungan untuk pengairan sawah irigasi,” tutupnya.
Sementara itu, Menteri PUPR RI, M. Basuki Hadimoeljono mengucapkan terima kasih kepada Ketua KPK RI, Firli Bahuri yang sudah mengusulkan pembangunan jembatan ini sehingga dapat menggantikan jembatan gantung.
“Semoga jembatan ini bisa dimanfaatkan dengan masyarakat sebaik-baiknya dalam aktivitas sehari- sehari,” katanya.
Lebih lanjut Mentri Basuki menegaskan, dibangunnya jembatan tersebut juga menjadi bukti bahwa pemerintahan diera Presiden Jowo Widodo sangat fokus pada pembangunan infrastruktur bukan hanya jalan nasional, jalan tol, bendungan besar tapi juga pembangunan infrastruktur kemasyarakatan yang juga terus digencarkan.
Pada kesempatan ini, Basuki juga menjawab keinginan masyarakat untuk perbaikan irigasi. Apalagi dia melihat begitu bagusnya tanaman padi disini temasuk kualitas air sungainya yang masih jernih dan ini membuktikan bahwa DAS masih terjaga baik.













