“Omicron ini penyebarannya sangat cepat dibanding varian delta. Indkasinya adalah tingkat Bed Occupancy Ratio (BOR). BOR di Sumsel saat ini di angka 40 persen. Namun demikian, angka ICU Sumsel hanya 20 persen,” terangnya.
Herman Deru menyebut, pemberian vaksinasi tersebut lebih difokuskan pada vaksinasi dosis kedua. Dimana saat ini, vaksinasi dosis kedua di Sumsel baru mencapai angka 60 persen.
“Untuk vaksin pertama sudah mencapai 91 persen. Kita bukan tidak mengejar target dosis kedua, tapi antara dosis pertama dan kedua memang harus ada durasinya. Saya sudah instruksikan kabupaten dan kota untuk segera bergerak agar vaksinasi dosis kedua ini rampung,” paparnya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, pemberian vaksinasi tersebut juga menyasar pada lansia dan anak-anak.
“Untuk lansia sudah 68 persen. Vaksinasi anak-anak juga demikian. Kita juga terus berikan vaksin tersebut. Karena menurut data, 60 persen kasus meninggal dunia akibat omicron menyarasar lansia dan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap,” tuturnya.
Sebab itu, dia menargetkan, sebanyak 50 ribu sasaran dapat diberikan dosis vaksin pada vaksinasi serentak tersebut.
“Memang ada 129 titik vaksinasi serentak. Targetnya 50 ribu sasaran. Termasuk lansia dan anak,” ujarnya.














