Surabaya, KRsumsel.com – Kegiatan mendongeng mulai dipopulerkan kembali di perkampungan Kota Surabaya, Jawa Timur, sebagai upaya menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya kalangan anak-anak, kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya Musdiq Ali Suhudi.
“Kami berharap di akhir pekan atau hari-hari libur banyak bibit unggul yang bermunculan di beberapa pemukiman warga. Mereka itu bisa ditampilkan dengan mendongeng di TBM (Taman Bacaan Masyarakat),” katanya saat meluncurkan Surabaya Mendongeng di TBM Balai RW VIII Perumahan Gunung Anyar Emas, Gunung Anyar, Surabaya, Kamis (16/12).
Dia mengharapkan dengan mendongeng maka kepercayaan diri anak-anak semakin tumbuh dan berkembang.
Apalagi, lanjut dia, kalau mendongeng itu pasti akan membaca terlebih dahulu, sehingga diharapkan minat baca bagi anak-anak dan orang tua juga bisa tumbuh.
Musdiq juga menjelaskan saat ini kebudayaan mendongeng mulai tergerus. Bahkan, terkadang orang tua itu hanya memberikan ponselnya kepada anaknya supaya bisa melihat cerita-cerita di Youtube.
“Nah, kebiasaan inilah yang harus kita hilangkan dan mendongeng kita tumbuhkan lagi. Dengan mendongeng, maka orang tuanya pasti membaca lalu mendongengkan, sehingga di situ ada filter dan bisa memasukkan nilai-nilai dongeng kepada anaknya,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa Surabaya Mendongeng itu baru diluncurkan di tempat itu. Sebab, sebelumnya program mendongeng itu masih kurang masif.














