Presiden meminta Kadin mendetailkan lagi terutama berkaitan dengan reformasi ekonomi, reformasi struktural, pendampingan bagi UMKM, dan transformasi ekonomi.
Menurut Presiden, dalam transisi energi, Indonesia memiliki kekuatan berupa sumber daya alam yang melimpah dan bisa menghasilkan energi hijau.
Lebih lanjut Satya mengungkapkan keterlibatan dunia usaha dalam pencapaian target negara agar bisa mencapai net zero emission sangat vital.
Hal ini disebabkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen dan keluar dari middle income trap pada 2043, sehingga target net zero emission pada 2060 bisa tercapai.
Tentunya, menurut dia, hal ini perlu kolaborasi swasta dan BUMN serta pemerintah sebagai pengambil kebijakan.
Hadir dalam acara pembukaan Rapimnas Kadin tersebut sebanyak 10 menteri antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri KLHK Siti Nurbaya, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Acara rapimnas ditutup dengan mendengarkan arahan dari Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.(Anjas)













