Junardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya PTBA untuk menggerakan pelaku ekonomi di masa covid yang mulai melandai, agar bisa segera beradaptasi dan menciptakan peluang peluang baru terhadap usaha ekonominya.
“Jadi mindset soal mendapatkan uang itu hanya dari bekerja ditambang atau bekerja dimerintahan itu mulai bergeser. Peluang usaha itu sesungguhnya jauh lebih besar untuk mendapatkan kemakmuran asal usahanya di serius dan dibarengi dengan ilmu,” terangnya
Sementara itu, sebagai narasumber Khairul Rijal SE M Ag MBA mempresentasikan bahwa manajemen usaha terutama yang bergerak dalam bidang dan jasa, adalah sebuah keharusan. Pun termasuk bagaimana menata ruang toko, bagaimana mendesain toko kita menjadi tempat yang nyaman bagi pembeli, bahkan ada tatacara untuk menyusun barang yang paling banyak diminati pembeli di etalase belakang bukan di depan toko. Agar dalam proses pembelian tersebut, pembeli melalui beberapa barang lainnya, yang dimungkinkan untuk menstimulannya untuk membeli produk lainnya. Ini namanya soft selling atau decoy effect.
“Kegiatan ini, adalah bentuk kepedulian PTBA kepada Para pelaku UMKM dalam hal ini mitraan, agar bisnisnya bisa Scale up dari beberapa aspek yaitu keuangan, manajemen, desain produk, digital marketing dan legal usaha. Dan bukti kesungguhan PTBA ini adalah rutinnya mengadakan pelatihan untuk para UMK secara serius selain dari penyaluran bantuan Modal usaha. Oleh karena kita haruslah angkat topi dan berterimakasih pada program PTBA ini,” jelas Marutha.(ndi)













